Permohonan Raja Putra sebelum Tewas Ditikam 34 Kali, 'Jangan Bunuh Aku, Ambilah Motor dan Duitku'

Satreskrim Polres Muba dan Polsek Muba berhasil menangkap pelaku perampokan dan pembunuhan dua remaja, Raja Putra bin Irawan (18) dan Aldi Apriansyah

Permohonan Raja Putra sebelum Tewas Ditikam 34 Kali, 'Jangan Bunuh Aku, Ambilah Motor dan Duitku'
Istimewa via Tribun Sumsel/Surya.co.id
Dua pria pelaku perampok dan begal sadis, dua korbannya tewas dengan puluhan tusukan. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kerja keras jajaran Satreskrim Polres Muba dan Polsek Muba berhasil menangkap pelaku perampokan dan pembunuhan dua remaja, Raja Putra bin Irawan (18) dan Aldi Apriansyah (15) asal Desa Gajah Muda, Kecamatan Babat Supat, Musi Banyuasin.

Jajaran kepolisian hanya membutuhkan waktu delapan jam menangkap dua tersangka pelaku, yakni MR (17), RMT (17), Senin (10/6/19), sekitar pukul 18.00 WIB.

Kedua remaja ini ditangkap di Jalan Philip 4 Block C Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba tanpa perlawanan.

Satu pelaku lagi, Fi (16) menyerahkan diri, diantar langsung oleh kedua orangtuanya dan kepala desa, Selasa (11/6/2019) siang, sekitar pukul 12.00 WIB.

Berawal dari Utang Orangtua

Bagaimana kisah ketiga pelaku ini nekat merampok dan membunuh Raja Putra dan Aldi?

Ternyata kisah ini bermula satu bulan yang lalu, orangtua tersangka RM dan orangtua Aldi meminjam uang di bank mengagunkan sertifikat tanah.

Namun pelunasan cicilan di bank tersebut dibayar secara bersama-sama. 

Setelah berlangsung cukup lama, orangtua Aldi menanyakan prihal pelunasan utang di bank yang dipinjam secara bersama.

Bukannya jawaban yang baik diterima, orangtua RM malah marah-marah kepada orangtua Aldi.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved