TRIBUNWIKI

Taman Margasatwa Kota Medan Miliki Koleksi Hewan Pengerat Terbesar di Dunia

Asal usul adanya Taman Marga Satwa di Kota Medan, karena pihak Pemerintahan daerah Sumut melakukan Studi Banding ke Jakarta.

Taman Margasatwa Kota Medan Miliki Koleksi Hewan Pengerat Terbesar di Dunia
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Taman Margasatwa Kota Medan Miliki Koleksi Hewan Pengerat Terbesar di Dunia. Seekor Capybara (Hydrochoerus Hydrochaeris) berada di dalam kandang di Taman Margasatwa Kota Medan. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Taman Margasatwa Kota Medan Miliki Koleksi Hewan Pengerat Terbesar di Dunia

TRIBUN-MEDAN.com-Kota Medan memiliki banyak tempat wisata kuliner, baik dari kuliner tradisional maupun kuliner nasional. Namun, tak hanya wisata kuliner saja, Kota Medan juga memiliki tempat wisata Taman Margasatwa, di Jalan Bunga Rampai IV, Kelurahan Simalingkar B, Ujung Labuhen, Medan, hari Selasa (11/6/2019).

Asal usul adanya Taman Marga Satwa di Kota Medan, karena pihak Pemerintahan daerah Sumut melakukan Studi Banding ke Jakarta.

Oleh karena itu, pihak dari Gubernur Sumut dan para Anggota Dewan Sumut Perwakilan tertarik untuk membuat Kebun Binatang di Kota Medan.

Awal mulanya, Taman Margasatwa Medan bernama Yayasan Kota Madia Medan, berdiri 17 Agustus 1968 di Jalan Brigjen Katamso Medan yang diresmikan oleh Gubernur Sumut, Marah Halim.

Kemudian diahlikan pada 14 April 2005 Yayasan Kota Madia Medan menjadi Taman Margasatwa Medan di tempat sekarang ini. Pada saat itu yang mersemikannya ialah Walikota Medan, Abdillah.

Baca: Dosen HS Terduga Pelaku Pencabulan Mahasiwi Mundur dari Bina Keterampilan Pedesaan (BITRA) Indonesia

Baca: Bidan Desa Diperas Selingkuhan Rp 30 Juta, Gara-gara Aksi Video Nakal Timun dan Organ Intim

Baca: Promo Grab dan GoJek akan Dihapus? Siap-siap Naik Ojol dengan Harga Lebih Mahal. .

Baca: Tertibkan Pedagang Kali Lima di Pasar Kampung Lalang, Personel Sat Pol PP Medan Diancam Parang

Meskipun Taman Margasatwa Medan baru berusia 14 tahun, tetapi tempat tersebut banyak diminati oleh wisatawan luar Kota Medan dan dalam Kota Medan sendiri.

Di Taman Margasatwa Medan memiliki tiga kelas koleksi, hewan Mamalia, Reptil dan Aves. Mamalia terdiri dari 17 spesies dengan jumlah 58 hewan, Aves 18 Spesies dengan jumlah 155 hewan, sedangkan Reptil 9 spesies dengan jumla 41 hewan.

Seperti Contoh, ada hewan Orang Hutan, Kapibara, Pelikan yang merupakan koleksi terbaru di Taman Margasatwa Medan, ada Harimau, Buaya Muara, Siamang, Kakak Tua Raja dan lainnya.

Taman Margasatwa Medan setiap hari mulai beroperasional pada pukul 08 sampai pukul 18.30 WIB. Kemudian Taman Margasatwa Medan menjual tiket senilai Rp 20.000.

Baca: Detik-detik Prabowo Subianto Serukan: Apapun Keputusan MK, Kita Sikapi dengan Dewasa dan Tenang

Baca: PSMS Medan Jajal Gumarang FC untuk Matangkan Persiapan Tim Sebelum Liga Bergulir

Baca: Jemaah Sholat Id Bubar saat Khatib Bahas soal Politik, Ini Penjelasan Camat & Ketua FKUB Klaten

Taman Margasatwa Medan luasnya 30 hektar, dan di taman ini terdapat banyak wahana. Wisatawan tak hanya dapat melihat binatang atau hewan yang ada di tempat tersebut.

Namun, wahana seperti outbond, Becak air, Delman, Odong - odong, dan Naik Gajah yang merupakan permainan favorit, serta spot berswafoto.

Baca: Viral Video Remaja Dipukuli Teman Sekelas hingga Tewas karena Duduk di Kursi Paling Depan

Baca: Pencuri Sepeda Motor Tewas Diamuk Warga Setelah Bawa Kabur Sepeda Motor Pemilik Warung Kelontong

Baca: Ijek Bertemu Sihar Sitorus, Lupakan Persaingan pada Pilgub Sumut 2018, TONTON VIDEONYA. .

Dari 30 hektar Taman Margasatwa Medan, yang 15 hektarnya dijadikan konsep Hutan Kota. Di Taman Margasatwa ini juga para wisatawan dapat membuat acara camping atau family getring suatu perusahaan.

Di Taman Margasatwa sendiri, biasanya ramai pengunjung di saat menjelang weekend dan hari liburan atau hari kebesaran.

(cr22/Tribun-medan.com)

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved