Ketua DPC PDI Perjuangan Kecewa Polisi Tak Minta Ijin Gubernur Sebelum Tahan Togar,Ini Kata Kapolres

Enggak ada izin dari Gubernur. Enggak takut kita (di Pra Pradilankan). Ya kita pelajari dulu lah nanti,

Ketua DPC PDI Perjuangan Kecewa Polisi Tak Minta Ijin Gubernur Sebelum Tahan Togar,Ini Kata Kapolres
TRIBUN MEDAN /Indra Gunawan
Ketua DPC PDI Perjuangan Kecewa Polisi Tak Minta Ijin Gubernur Sebelum Tahan Togar,Ini Kata Kapolres. Anggota DPRD Serdang Bedagai, Togar Situmorang. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Kecewa Polisi Tak Minta Ijin Gubernur Sebelum Tahan Togar,Ini Kata Kapolres

TRIBUN-MEDAN.com- Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu mengakui bahwa pihaknya belum ada mengantongi izin dari Gubernur untuk memeriksa anggota DPRD Serdang Bedagai, Togar Situmorang.

Persoalan izin Gubernur ini sempat disinggung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan, Delfin Barus ketika diwawancarai wartawan.

"Enggak ada izin dari Gubernur. Enggak takut kita (di Pra Pradilankan). Ya kita pelajari dulu lah nanti,"ujar Juliarman ketika dikonfirmasi Kamis, (13/6/2019).

Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai, AKP Hendro Sutarno berpendapat untuk memeriksa Togar pihaknya tidak memerlukan izin dari Gubernur. Disebut pihak kepolisian hanya menginformasikan kepada Ketua DPRD saja.

"Enggaklah (mesti ada) izin Gubernur. Karena dia terlibat tindakpidana langsung sama Ketua DPRD saja (diinformasikan). Dia terlibat dugaan tindakpidana penipuan dan penggelapan, korbannya Sugito, kawannya," kata Hendro.

Baca: Polisi Tahan Anggota DPRD Serdangbedagai karena Diduga Melakukan Penipuan, Ini Identitasnya

Baca: Kisah John Low, Kakek 60 Tahun yang Terdampar di Laut 4 Hari Tanpa Makan dan Minum

Baca: Bahar bin Smith Dituntut 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta

Baca: Wanita Hamil Siram Bayi 11 Bulan Pakai Sup Panas karena Dianggap Terlalu Berisik dan Mengganggu

Baca: Viral Detik-detik Sosok Persis Dobby Terekam CCTV sedang Berjalan, Tonton Videonya

Ketua DPC PDI Perjuangan Serdang Bedagai, Delfin Barus sependapat jika anggota DPRD Kabupaten hendak diperiksa oleh pihak Kepolisian haruslah terlebih dahulu mendapat izin tertulis dari Gubernur.

Ia berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Baca: Kuasa Hukum Benarkan Ada Transaksi Uang Rp 150 Juta dari Kivlan Zen pada Tersangka Kerusuhan 22 Mei

Baca: VIDEO: 4 Kali Antarkan Sabu, Domi Akhirnya Ditangkap Polda Sumut

Baca: Akhyar Hadiri Apel Konsolidasi Berakhirnya Operasi Ketupat Toba 2019

"Ini sebenarnya masalah pribadi. Ya gitulah harus ada izin Gubernur memang kecuali OTT (Operasi Tangkap Tangan). Kalau ditanya ada kejanggalan ya saya melihat ada kejanggalan. Mengapa saksi bisa melapor. Saya pun bingung kenapa Sugito bisa melaporkan Togar padahal kalau saya lihat langsung kwitansinya itu si Sugito itu hanya saksi. Dia (Togar) minjam uang dari Zulfansyah. Kenapa pula saksi bisa melaporkan. Uang Rp 280 juta pun sebenarnya sudah diberikannya sama Zulfansyah," kata Delfin.

Ia mengakui bahwa Togar terpilih kembali menjadi anggota DPRD Serdang Bedagai dari dapil V periode 2019-2024.

Baca: KAWASAN TELUK Memanas, Kapal Tanker Dihantam Torpedo setelah Memuat Minyak Mentah di Abu Dhabi

Baca: Pejabat Pemprov Sumut Tak Tega Lihat Ribuan Honorer Dibuang, Ada yang Sudah Bekerja Puluhan Tahun

Baca: XIAOMI TERBARU - Spesifikasi Lengkap Mi 9T, Update Desain Identik Redmi K20, Bandingkan Redmi Note 7

Ia belum melihat apakah kasus ini ada hubungannya dengan kemenangannya itu atau tidak. Karena merupakan masalah pribadi dan orang-orang yang didalamnya adalah internal partai ia menyebut Partai masih terus berupaya agar kasus ini bisa digulung dan diselesaikan secara kekeluargaan.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved