Kisah Wahyuni Syifa, dari Menekuni Sepakbola hingga menjadi Pemain Futsal Berprestasi

Gadis yang akrab Syifa ini menuturkan, kecintaanya pada sepakbola berawal dari sering melihat teman sebayanya bermain bola.

Kisah Wahyuni Syifa, dari Menekuni Sepakbola hingga menjadi Pemain Futsal Berprestasi
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Atlet sepakbola dan futsal Putri Sumut, Wahyuni Syifa Rizky Simarmata 

Namun karena hatinya terus ke sepak bola, maka ia memutuskan kembali menggeluti olahraga si kulit bundar tersebut.

Bahkan dia juga pernah ikut seleksi tim sepakbola Sumut guna memperkuat daerah ini menghadapi PON di Jabar 2016 lalu.

Namun keberuntungan rupanya belum berpihak padanya. Dia pun gagal pada seleksi tersebut.

Tapi meski gagal lolos masuk tim PON, bakatnya justru terlihat oleh salah pelatih futsal bernama Rendi. Oleh pelatih tersebut Syifa pun diajak untuk menggeluti futsal.

"Karena gagal seleksi, maka saya mencoba menggeluti cabor futsal yang saat itu langsung bergabung dibawah bendera PSSI Sumut selain bersama bersama klub Kamboja Disporasu sebagai angkor," tambahnya.

Lebih lanjut kata Syifa, menekuni olahraga keras tentu memerlukan ketahanan fisik yang kuat pula. Selama berkecimpung di dunia sepakbola, tak jarang dia harus mengalami benturan keras dengan pemain lawan. Syifa mengaku juga pernah mengalami cidera dalam sebuah pertandingan, sehingga harus dibopong ke pinggir lapangan oleh tim medis.

Namun hal itu tak membuatnya jera. Bahkan ia semakin serius berlatih. Sebab dukungan yang dapat agar menjadi pemain futsal putri profesional terus ditanamkannya di lubuk hatinya. Apalagi dia juga memiliki mimpi suatu saat bisa membela Sumut dan Indonesia diajang Nasional maupun  internasional.

Sejumlah prestasi pun telah diraihnya bersama klubnya Kamboja Disporasu. Beberapa diantaranya yakni, juara kedua turnamen Futsal Yamaha Cup 2014. Juara tiga turnamen futsal HUT Yamaha 2018.

Teranyar, meraih juara pertama turnamen futsal putri Piala STMIK Triguna Dharma Medan 2019 serta juara ketiga kategori umum Putri pada turnamen futsal Kapoldasu Cup 2019. Bahkan Dia berhasil menyabet pemain terbaik pada ajang Kapoldasu Cup tersebut.

"Bulan Juli juga akan mengikuti Liga Futsal Nusantara (LFN) jadi latihan rutin tetap dilakukan," pungkasnya.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved