Breaking News:

Kutip Pungli Pemakaian Mobil Damkar Rp 3 Juta, Lamgok Siahaan Didakwa Pidana Korupsi

Lamgok yang merupakan Kasi Pemadam Kebakaran didakwa memungut biaya Rp 3 juta untuk pemakaian 3 mobil damkar.

TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Kutip pungli pemakaian mobil damkar di Dinas Pemadam Kebakaran Asahan, Lamgok Siahaan (39) harus duduk di kursi pesakitan PN Medan, Rabu (13/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kutip pungli pemakaian mobil damkar di Dinas Pemadam Kebakaran, Asahan, Lamgok Siahaan (39) harus duduk di kursi pesakitan PN Medan, Rabu (13/6/2019).

Lamgok yang merupakan Kasi Pemadam Kebakaran didakwa memungut biaya Rp 3 juta untuk pemakaian 3 mobil damkar untuk kegiatan konser musik di Lapangan Adi Pradana Kisaran pada 29 Desember 2018

Selama pembacaan dakwaan, terdakwa tampak terus menunduk dan mendengar para jaksa.

Dalam dakwaan, Jaksa Penuntun Umum (JPU) Kejari Asahan, Harold Munurung menyebutkan bahwa kasus bermula pada 22 November 2018 di Kantor Pemadam Kebakaran, Asahan.

"Saksi Muhammad Fadhil selaku perwakilan Pihak Athalie Management datang dan menemui terdakwa untuk menyampaikan rencana peminjaman mobil damkar untuk kegiatan konser musik di Lapangan Adi Pradana Kisaran pada tanggal 29 Desember 2018 sekaligus memasukkan surat permohonan pinjam mobil damkar," terangnya.

Lalu, saksi Muhammad Fadhil datang kembali ke kantor Dinas Satuan Polisi Pramong Praja Bagian Pemadam Kebakaran, Asahan dan menemui terdakwa Lamgok Siahaan selaku Kasi Pemadam Kebakaran.

"Ia datang untuk menanyakan kembali terkait Surat permohonan pinjam pakai mobil damkar. Dan pada saat itu terdakwa mengatakan “itu suratnya sudah diterima, jadi nanti orang bapak datang lagi untuk menandatangani surat perjanjian kerjasama, jadi kapan datang lagi," tuturnyam

Ia menjelaskan bahwa biaya pemakaian Pemadam Kebakaran satu unit adalah sebesar Rp. 1,5 juta sehingga dibutuhkan Rp 3 juta untuk 2 unit mobil damkar dan akan dibuatkan surat perjanjian kerjasamanyam

Dimana sebenarnya terdakwa mengetahui berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Asahan Nomor 14 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kab. Asahan Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum bahwa tidak ada diatur perihal biaya pemakaian mobil pemadam kebakaran pada satuan Polisi Pamong Praja Kab. Asahan.

Lalu pada 4 Desember 2018, saksi Muhammad Fadhil ditelpon oleh terdakwa kemudian mengatakan “pak ini suratnya sudah selesai".

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved