TRIBUN WIKI

TRIBUN WIKI: Sekilas Kisah Taman Buaya Asam Kumbang

Taman Buaya Asam Kumbang merupakan distenasi tempat wisata yang unik di Kota Medan.

TRIBUN WIKI: Sekilas Kisah Taman Buaya Asam Kumbang
TRIBUN MEDAN
Taman Buaya Asam Kumbang, penangkaran buaya terbesar di Asia Tenggara tempat wisata asik di Kota Medan (Tribun Medan) 

TRIBUN-MEDAN.com - Kota Medan memiliki beberapa destinasi tempat wisatawan. Baik dinasti gedung bersejarah, destinasi wisata kuliner, Taman Margasatwa, serta distenasi wisata yang unik, Kamis (13/6/2019).

Taman Buaya Asam Kumbang merupakan distenasi tempat wisata yang unik di Kota Medan. Sebab, di tempat tersebut para wisatawan dapat melihat hewan reptil seperti buaya dan ular.

Taman Buaya Asam Kumbang terletak di Jalan Bunga Raya Kecamatan Medan Selayang No.59 Desa Asam Kumbang, lima kilometer dari pusat Kota Medan.

Taman Buaya ini berawal dari hobi Lo Tham Muk, warga Medan pada tahun 1959 akan hewan reptil.

Pertama kali Ia mengembangbiakan buaya di Jalan Sei Kera. Kemudian pindah lokasi tahun 1969 ke tempat taman buaya asam kumbang sekarang ini.

Selanjutnya makin lama mangkin bertambah banyak bahkan sampai ribuan buaya. Baik itu dari yang kecil maupun sampai yang buaya besar.

Sekitar tahun 1975, ada satu di antara ABRI masuk Desa memberi ide kepada Lo Tham untuk membuka tempat taman buaya sebagai tempat wisata. Kemudian jadilah Taman Buaya Asam Kumbang sampai saat ini.

Namun, saat ini Taman Buaya Asam Kumbang telah dikelolah oleh sang Istri Lo Tham Muk. Tempat tersebut setiap hari beroperasional pada pukul 09.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

Bagi anda yang ingin menikmati Taman Buaya Asam Kumbang, hanya mengeluarkan uang sebesar Rp 3000 sebagi tiket masuk tempat tersebut.

Tak hanya buaya saja tetapi di dalam Taman Buaya tersebut, para wisatawan dapat melihat Ular Piton sepanjang 6 meter. Kemudian para wisatawan dapat memberi makanan buaya dengan membeli bebek perekor seharga Rp 35.000.

Selanjutnya, di Taman Buaya Asam Kumbang pada saat musim liburan, pihak pawang akan mengeluarkan buayanya. Agar para wisatawan dapat berswafoto pada buaya tersebut dan duduk di atas buaya tersebut.

Di Taman Asam Kumbang terdapat beberapa kolam. Ada tempat kolam sebagai pembesaran buaya dan ada juga tempat buaya berkembangbiak atau tempat produksi.

Selanjutnya, Kolam buaya yang ada di Taman Buaya Asam Kumbang merupakan kolam buatan.

Kolam yang dipasangi tembok serta pagar besi untuk para wisatawan melihat buaya berenang dan bermain serta lagi makan.

(cr22/Tribun-Medan.com)

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved