Banyak Utang, Suami Gadaikan Istri Senilai Rp 250 Juta ke Pria Lain, Terungkap Setelah Bacok Saudara

Setelah melakukan pendalaman atas kasus ini, polisi pun menemukan fakta-fakta baru mengenai pelaku dan tindak tanduk kejahatanya selama ini.

Banyak Utang, Suami Gadaikan Istri Senilai Rp 250 Juta ke Pria Lain, Terungkap Setelah Bacok Saudara
Facebook
Kolase Foto Pelaku (Hori) dan Korban (Lasmi) 

TRIBUN-MEDAN.com - Muhammad Toha (34) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Lumajang, jadi korban salah sasaran bacok.

Toha tewas di tangan Hori (43) atau pria yang gadaikan istri sah kepada lelaki lain. Toha tewas dalam saat dilarikan di rumah sakit Lumajang.

Dalam pemeriksaan oleh pihak rumah sakit diketahui, Toha mengalami luka yang sangat parah.

Tulang iga kanan di bagian belakang rusuk putus, tulang belikat kiri putus, tulang belikat kanan pecah, juga punggung robek melintang dari atas kanan sampai kiri bawah.

Kejadian bermula karena masalah utang-piutang antara Hori dengan Hartono (40) yang saling bertetangga.

Hori diduga menggadaikan istrinya kepada Hartono senilai Rp 250 juta. Awalnya, Hori ingin membayar utang tersebut dengan memberikan sebidang tanah kepada Hartono.

Namun, Hartono menolak karena menginginkan uang tunai. Dari penolakan itu, Hori berencana membunuh Hartono.

Namun siapa sangka, rencana itu gagal total, karena yang dibunuh Hori ternyata saudaranya sendiri, yakni Toha.

Arsal mengungkapkan kronologi pembunuhan yang dilakukan Hori terhadap Toha.

Pada Selasa (11/6/2019) malam, Toha bersama temannya bernama Kholik (34) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit mencari sepatu milik anak Kholik yang terjatuh di Jalan Dusun Argomulyo desa setempat.

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved