Disdik Sumut akan Evaluasi dan Investigasi Kegagalan Ujian PPDB Online

Pihaknya sudah mencari solusi terkait gangguan yang menyebabkan ujian sesi 1 dan sesi 2 serta sesi 3 di beberapa SMA yang menyebabkan kegagalan.

Disdik Sumut akan Evaluasi dan Investigasi Kegagalan Ujian PPDB Online
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Puluhan siswa menunggu untuk mengikuti ujian penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMAN 5 Medan, Jumat (14/6/2019). Akibat gangguan pada server, ujian penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sejumlah sekolah pada sesi pertama hingga ketiga terpaksa harus ditunda. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Dinas pendidikan (Disdik) Sumatera Utara (Sumut) melakukan evaluasi dan investigasi karena kegagalan ujian masuk SMA Negeri melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sejumlah sekolah yang ada di Sumut.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut, Ruslan, mengatakan, pihaknya sudah mencari solusi terkait gangguan yang menyebabkan ujian sesi 1 dan sesi 2 serta sesi 3 di beberapa SMA yang menyebabkan kegagalan ujian tersebut.

“Peserta yang ujian di sesi 1, sesi 2, dan sebagian di sesi 3 yang gagal mengikuti ujian karena server yang down maka akan mengikuti ujian susulan pada tanggal 15 Juni 2019,” ujarnya saat ditemui Tribun di kantor Dinas Pendidikan Sumut, Jumat (14/6/2019).

Ia menjelaskan, pemberitahuan ujian susulan bagi peserta yang gagal mengikuti ujian dilakukan melalui website peserta yang kemudian waktunya akan dibagi dan disesuaikan dengan jadwal yang telah ada sebelumnya.

“Karena testing ini kan dua hari yaitu 14 Juni dan 15 Juni 2019 dan secara rinci akan diberitahukan kepada peserta agar tidak terjadi lagi gangguan,” jelasnya.

Ia menerangkan, akan menghitung secara teknis dan dikaji secara teknis dimana sebenarnya penyebab utama gangguan tersebut agar di ujian selanjutnya tidak terjadi permasalahan yang sama.

“Jumlah sekolah di Sumut yang menjadi tempat ujian PPDB ada 59 sekolah dan di Medan ada di SMAN 11, SMAN 19, SMAN 2, SMAN 17, SMAN 3, SMAN 13, SMAN 1, SMAN 16, SMAN 4, SMAN 5, SMAN 15 dan SMAN 12,” terangnya.

Ia menuturkan, gangguan terjadi terutama di sesi 1 dan sesi 2 ujian yang terjadi di seluruh sekolah tempat penyelenggara terutama yang ada di Medan. Sementara sesi 3 tidak semua sekolah mengalami gangguan akibat server tersebut.

“Tadi pagi kami mendapatkan laporan dari hampir seluruh kepala sekolah tepatnya 30 menit setelah ujian berlangsung dan segera ditindaklanjuti serta meminta kepala sekolah untuk membuat berita acara untuk permasalahan yang terjadi,” tuturnya.

Ia mengungkapkan,  jumlah peserta di hari pertama pelaksanaan PPDB yaitu sebanyak 3.840 peserta dengan rincian sesi 1 sebanyak 1.210 peserta, sesi 2 sebanyak 1.004 peserta, sesi 3 sebanyak 606 peserta dan sesi 4 sebanyak 352 peserta.

“Dari jumlah peserta tersebut sebanyak 2.214 peserta sudah pasti gagal ujian yaitu peserta sesi 1 dan 2. Sementara jumlah peserta sesi tidak belum diketahui berapa yang gagal karena tidak semua sekolah terganggu dan di sesi empat berjalan lancar,” ungkapnya.

Ia mengatakan, akan melakukan pengecekan apakah adanya volume peserta setiap sesi terutama di sesi 1 dan 2 yang cukup banyak menjadi penyebab gangguan server terjadi.

“Sesi 1 dan sesi 2 kan dilakukan pada pagi hari dengan jumlah peserta yang juga cukup banyak dibandingkan sesi 3 dan sesi 4, sehingga akan kita cek apakah volume peserta tersebut juga menjadi penyebab,” katanya.

(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved