Edisi Cetak Tribun Medan

Dua Pasangan Suami Istri Jadi Legislator di Kabupaten Asahan

Dua pasangan suami istri Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, berhasil menjadi Anggota DPRD Asahan.

Dua Pasangan Suami Istri Jadi Legislator di Kabupaten Asahan
TRIBUN MEDAN/FATAH BAGINDA GORBY
Suami-istri menjadi Caleg DPRD Asahan dari PDIP, Rosmansyah dan Nur Anisah Pulungan. Keduanya dipastikan lolos menjadi Anggota DPRD Asahan. 

TRIBUN-MEDAN.com-Dua pasangan suami istri Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, berhasil menjadi Anggota DPRD Asahan.

Dua sejoli tersebut adalah Rosmansyah dan Nur Anisah Pulungan, serta Armen Margolang dan Yenni Manik.

Mereka menjadi legislator dari dapil yang berbeda. Rosmansyah misalnya, berkutat di Dapil Asahan VI, yaitu Kecamatan Tinggiraja, Buntupane, Setiajanji, dan Bandar Pasir Mandoge.

Sedangkan sang istri Nur, berkompetisi di Dapil Asahan IV, yaitu Kecamatan Air Joman, Silaulaut dan Tanjungbalai. Kepada Tribun Medan, Rosmansyah mengatakan, awalnya hanya dia yang berniat menjadi caleg. Namun, karena undang-undang mengharuskan kuota perempuan 30 persen, sang istri turut serta.

"Ternyata pada perjalanan, istri bergerak silaturahmi dan ternyata diterima di masyarakat, alhamdulillah," katanya, Kamis (13/6). Rosmansyah mengatakan, bersama sang istri pada masa kampanye fokus di masing-masing daerah pemilihan.

Baca: Kisah Sukses Erwin Siahaan, Driver Ojol yang Menjadi Anggota DPRD Medan, TONTON VIDEO. .

Baca: Wakil Bupati Paluta Hariro Harahap Terjaring OTT, Bawa Banyak Amplop Isi Uang dan Kartu Nama Istri

Baca: Nenek Usia 100 Tahun Jadi Anggota Dewan Kota di Jerman, Ini Gebrakannya!

Namun Rosmansyah mengaku, menjadikan sang istri sebagai rekan diskusi menghadapi konstituen. "Kami sering berdiskusi meskipun berbeda dapil. Bagaimana menghadapi persoalan di masyarakat, bagaimana penyampaiannya, dan itulah yang disampaikan kepada masyarakat," katanya.

Rosmansyah menambahkan, meskipun beserta sang istri duduk menjadi anggota DPRD, namun keluarga khususnya anak-anak, tetap jadi perhatian utama mereka.

"Pada masa kampanye kami membagi waktu, kadang menitipkan anak ke tempat neneknya. Kalau menjadi anggota DPRD kan tidak 24 jam di luar. Anak-anak tentu harus tetap diperhatikan," katanya.

Ia menambahkan, bersama sang istri terkadang berbeda pendapat terkait sebuah masalah.

"Istri saya ini latar belakangnya aktivis, sehingga kami sering diskusi. Beda pendapat kan biasa," ujarnya. Rosmansyah juga mengatakan, bersama sang istri akan menjunjung tinggi profesionalitas dan menjaga amanah yang diemban.

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved