Jari Tengah Teman Membawa Petaka, Putra Aditya Disiram Bensin lalu Dibakar hingga Tewas Mengenaskan

Jari Tengah Teman Membawa Petaka, Putra Aditya Disiram Bensin lalu Dibakar hingga Tewas Mengenaskan

Jari Tengah Teman Membawa Petaka, Putra Aditya Disiram Bensin lalu Dibakar hingga Tewas Mengenaskan
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Jari Tengah Teman Membawa Petaka, Putra Aditya Disiram Bensin lalu Dibakar hingga Tewas Mengenaskan. Warung Kelontong yang menjadi TKP pembakaran seorang pria di Jalan Raya Kodau, Jatiasih, Bekasi. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar) 

Jari Tengah Teman Membawa Petaka, Putra Aditya Disiram Bensin lalu Dibakar hingga Tewas Mengenaskan

TRIBUN-MEDAN.com - Karena permasalahan saling ejek yang dimulai oleh seorang rekannya, Putra Aditya (18) tewas akibat dibakar hidup-hidup oleh 8 orang pria.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Kodau, RT 02/03 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/6/2019) lalu.

Dikutip dari TribunJakarta.com, tewasnya Putra Aditya dipicu rasa tidak terima oleh para pelaku, setelah seorang teman dari korban mengacungkan jari tengah saat melintas di sekitar pelaku.

Sementara pelaku yakni Rizky Ade Syahputra (26), Nurhamzah Sutarna (24), TG (15) dan Angga Priyanto (22).

"Empat orang pelaku masih dalam pengejaran yaitu Riyo, Dagol, Ziko, Riko," papar Eka.

Kelompok pemuda yang membakar hidup-hidup remaja bernama Putra (18) di Jalan Raya Kodau, Jatiasih, Kota Bekasi ditangkap Polisi, Rabu (12/6/2019).
Kelompok pemuda yang membakar hidup-hidup remaja bernama Putra (18) di Jalan Raya Kodau, Jatiasih, Kota Bekasi ditangkap Polisi, Rabu (12/6/2019). ((KOMPAS.com/DEAN PAHREVI))

Kejadian tersebut bermula, saat korban bersama dengan tujuh orang temannya, saling berboncengan menggunakan tiga buah sepeda motor.

Korban dan teman-temannya itu melintas dari arah pertigaan Jalan Raya Kodau Jatimekar, dan tidak sengaja bertemu dengan para pelaku yang sedang nongkrong di pinggir jalan.

Melihat beberapa pelaku sedang nongkrong, seorang teman korban mengacungkan jari tengah.

"Saling ejek seorang teman korban mengacungkan jari tengah, sehingga kelompok pelaku kesal," ujar Eka.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved