Menkumham Yasonna Angkat Bicara soal Petisi Cabut Kewarganegaraan Habib Rizieq Shihab

Yasonna menegaskan, tidak mudah bagi negara untuk menghilangkan kewarganegaraan seorang warga negara Indonesia.

Menkumham Yasonna Angkat Bicara soal Petisi Cabut Kewarganegaraan Habib Rizieq Shihab
twitter
Menkumham Yasonna Angkat Bicara soal Petisi Cabut Kewarganegaraan Habib Rizieq Shihab. Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab bertemu dengan dua Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Mekkah, Arab Saudi. 

Menkumham Yasonna Angkat Bicara soal Petisi Cabut Kewarganegaraan Habib Rizieq Shihab

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly angkat bicara soal petisi untuk mencabut kewarganegaraan Indonesia pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang saat ini sedang berada di Arab Saudi. 

Petisi ini di laman www.change.org berjudul: Cabut Kewarganegaraan Rizieq Shihab.

Petisi ini dimulai oleh Yonatan, dua minggu lalu sudah ditanda tangani oleh 1.125 netizen.

Petisi ini ditujukan kepada Presiden Jokowi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menko Polhukam Wiranto, dan Mendagri Tjahjo Kumolo.

Kedua petisi berjudul: Cabut Status WNI Rizieq Shihab yang dimulai oleh 7inta Putih sekitar satu bulan lalu.

Kini petisi itu telah ditanda tangani oleh 109.398 warnaget.

Yasonna menegaskan, tidak mudah bagi negara untuk menghilangkan kewarganegaraan seorang warga negara Indonesia.

"Ada prosedur hukumnya ya.

Enggak segampang itu (membuat petisi) untuk mencabut kewarganegaraan seseorang," ujar Yasonna saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved