Terkait Kivlan Zen, Ryamizard: Sesuai Hukum saja, tapi Hormati, Dia Bintang 2, Kalau Tidak Bahaya

"Saya berpikirnya masalah apakah politik nanti berbalik dengan saya kan bahaya saya," ujar Ryamizard Ryacudu.

Terkait Kivlan Zen, Ryamizard: Sesuai Hukum saja, tapi Hormati, Dia Bintang 2, Kalau Tidak Bahaya
kolase/dok
Terkait Kivlan Zen, Ryamizard: Sesuai Hukum saja, tapi Hormati, Dia Bintang 2, Kalau Tidak Bahaya. Kolase Menhan Ryamizard Ryacudu dan Kivlan Zen 

Terkait Kivlan Zen, Ryamizard: Sesuai Hukum saja, tapi Hormati, Dia Bintang 2, Kalau Tidak Bahaya

TRIBUN-MEDAN.COM - Pengacara Kivlan Zen, Tonin Tachta, mengirim surat permohonan perlindungan ke Menteri Pertahanan dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

Selain itu, Tonin juga mengirim surat permohonan perlindungan kepada Pangkostrad, Kepala Staf Kostrad, dan Danjen Kopassus.

Hal itu disampaikan Tonin saat ditanya apakah ia mengirim surat permohonan tersebut kepada sejumlah pejabat.

Tonin mengungkapkan, surat tersebut dikirim pada 3 Juni kepada dua menteri dan tiga pejabat militer tersebut atas permintaan Kivlan.

Tujuan pengiriman surat tersebut untuk meminta perlindungan hukum dan jaminan penangguhan kepada polisi.

"Benar (kirim surat). Adalah diajukan tanggal 3 Juni 2019. Mengirimkan surat ke Menhan, Menko Polhukam, Pangkostrad, Kastaf Kostrad dan Danjen Kopasus untuk meminta perlindungan hukum dan jaminan penangguhan di kepolisian," papar Tonin melalui pesan singkat, Rabu (12/6/2019).

Polri telah menetapkan tersangka kepada Mayjen (Purn) Kivlan Zen, dan beberapa desersi TNI dalam kasus percobaan pembunuhan terhadap beberapa tokoh nasional.

Kivlan menjadi tersangka makar dan kepemilikan senjata api.

Kivlan tengah menjalani penahanan di Rutan POM Jaya, Guntur, Jakarta Selatan, selama 20 hari.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved