Januari-Mei 2019, 75 Tersangka Narkotika jadi Penghuni Baru Tahanan Polres Binjai

Begitu juga peredaran narkotika di Kota Binjai yang masih tergolong tak membikin jera para pelaku pidana

Januari-Mei 2019, 75 Tersangka Narkotika jadi Penghuni Baru Tahanan Polres Binjai
net
Foto Ilustrasi

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Peredaran narkotika di Indonesia belum bisa dikatakan menurun meski sejumlah penindakan tegas terus dilakukan.

Begitu juga peredaran narkotika di Kota Binjai yang masih tergolong tak membikin jera para pelaku pidana narkotika.

Data dihimpun Tribun Medan dari Polres Binjai, kurun Januari hingga Mei 2019 sudah 75 orang ditetapkan tersangka narkotika oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai. Tak hanya pemakai, sejumlah bandar juga beberapa sudah diantarkan ke meja persidangan oleh Polres Binjai.

Kasat Narkoba Polres Binjai, AKP Aris Fianto didampingi Ps Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting mengatakan, selama lima bulan terakhir, anggota Sat Narkoba Polres Binjai telah bekerja keras untuk meminimalisir peredaran narkoba.

"Ada peningkatan pengungkapan kasus narkoba sepanjang bulan Januari hingga Mei 2019. Ada 75 tersangkanya yang kami amankan," kata Siswanto Ginting, Minggu (16/6/2019).

Mantan Kanit Intelkam Polres Binjai itu menerangkan, pada bulan Januari, Sat Narkoba Polres Binjai menangani 17 kasus dan menyelesaikan 28 perkara. Tak tanggung, Bulan Januari polisi mengamankan 20 orang tersangka kasus narkotika.

Kemudian, pada bulan Februari, Sat Narkoba Polres Binjai menangani 19 kasus dan menyelesaikan 12 perkara dan mengamankan 21 tersangka. Beberapa di antaranya berkas sudah dilimpahkan.

"Bulan Maret kami menangani 14 kasus dan menyelesaikan 15 perkara dengan 15 tersangka. April, menangani 10 kasus dan menyelesaikan 10 perkara dengan 14 tersangka," kata Siswanto.

Sementara pada bulan Mei, pihak Sat Narkoba Polres Binjai menangani 5 kasus dan menyelesaikan 21 perkara dengan 6 tersangka. Totalnya, ada 65 total kasus yang ditangani serta 86 kasus yang telah diselesaikan dengan 75 orang tersangka.

Siswanto juga merinci barang bukti yang diamankan. Pada bulan Januari, Sat Narkoba mengamankan 42 gram sabu dan 1011,81 gram Ganja. Pada bulan Februari mengamankan 85,57 gram sabu dan 339,06 gram Ganja serta 5 butir pil ekstasi.

Bulan Maret mengamankan 11,34 gram sabu dan 18 kilogram Ganja serta 40 butir pil ekstasi. Pada bulan April, mengamankan 68,68 gram sabu, 30,92 kilogram Ganja dan 17 butir pil ekstasi.

"Sepanjang bulan Mei mengamankan 15,8 gram sabu dan 1942,84 gram Ganja. Jadi, totalnya, 223,39 gram sabu dan 21 kilogram lebih Ganja serta 62 butir pil ekstasi," kata Siswanto.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved