Kuasa Hukum Prabowo-Sandi BW Ungkap Permohonan Lain yang Belum Dibacakan di Sidang MK, Cek Videonya

Kuasa Hukum Prabowo-Sandi BW Ungkap Permohonan Lain yang Belum Dibacakan di Sidang MK, Cek Videonya

Kuasa Hukum Prabowo-Sandi BW Ungkap Permohonan Lain yang Belum Dibacakan di Sidang MK, Cek Videonya
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Kuasa Hukum Prabowo-Sandi BW Ungkap Permohonan Lain yang Belum Dibacakan di Sidang MK, Cek Videonya 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kuasa Hukum Prabowo-Sandi BW Ungkap Permohonan Lain yang Belum Dibacakan di Sidang MK, Cek Videonya.

//

Ketua Tim Hukum Pasangan Calon (paslon) 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno Bambang Widjojanto mengatakan ada hal yang belum dikemukakan saat permohonan sidang pertama di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6/2019).

Baca: Setnov Terkini - Beda Lapas Gunung Sindur dan Suka Miskin, Sel Setya Novanto tak Dibuka tiap Hari

Baca: Kronologi Perampokan Toko Emas Terekam CCTV, Pelaku Bersenjata Bawa Kabur 6 Kg Perhiasan 1,6 Miliar

Hal itu diketahui saat Bambang melakukan sesi wawancara dengan Wakil Direktur IT Prabowo-Sandi Vasco Ruseimy di channel YouTube Macan Idealis, Sabtu (15/6/2019).

Mulanya, Vasco bertanya soal adanya perkembangan setelah sidang perdana digelar.

"Pak ada perkembangan apa, gimana setelah selesai sidang pertama apa yang menarik pak? Yang kira-kira perlu teman-teman netijen ini tahu?," tanya Vasco.

"Sidang itu berlangsung kira-kira hampir 3-4 jam khusus untuk membaca permohonan saja dengan jeda salat Jumat dan itupun sebenarnya tidak semuanya yang dalam permohonan kita itu kita bisa bacakan dengan agak jelas dan tuntas karena kita dikejar waktu," jawab Bambang.

"Sebenarnya masih banyak yang mau dibacakan?," sahut Vasco.

Baca: AKHIR DRAMA PENGEMUDI BMW Acungkan Pistol, Menangis dan Minta Maaf di Kantor Polisi, Begini Nasibnya

Bambang lalu menerangkan contoh permohonan yang tertinggal dan tak sempat dibacakan saat sidang perdana tersebut.

"Misalnya contohnya gini ada teman-teman partai koalisi pendukung yang menggerakkan rakyat, masyarakat melalui jaringan organ-organ di BUMN (Badan Usaha Milik Negara) terus kemudian itu mempengaruhi proses-proses kampanye," kata Bambang Widjojanto memberikan contoh.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved