Petugas Lapas Terlibat? Setya Novanto 'Bebas Plesiran' Keluar Sel, Terkuak Kecurigaan KemenkumHAM

Petugas Lapas Terlibat? Setya Novanto 'Bebas Plesiran' Keluar Sel, Terkuak Kecurigaan KemenkumHAM

Petugas Lapas Terlibat? Setya Novanto 'Bebas Plesiran' Keluar Sel, Terkuak Kecurigaan KemenkumHAM
kolase/tribunjabar
Petugas Lapas Terlibat? Setya Novanto 'Bebas Plesiran' Keluar Sel, Terkuak Kecurigaan KemenkumHAM 

Sesampainya di Lapas Sukamiskin, Liberti menemui petugas yang tengah memeriksa petugas pengawal dan Setya Novanto.

Meski hanya keterangan sementara, sedikit keterangan itu sudah memperlihatkan indikasi adanya dugaan penyalahgunaan izin berobat yang dilakukan Setnov.

"Hanya sedikit saja indikasi yang saya katakan itu dengan pengawalnya itu," kata Liberti.

Liberti menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara dari petugas pengawal tersebut, pada Jumat (15/6/2019) sekitar pukul 13.45 WIB, setelah menjalani pemeriksaan di RS,

Setnov meminta izin kepada petugas pengawal tersebut hendak membereskan administrasi rumah sakit bersama istrinya.

Pasalnya, setelah diperiksa, Setnov sudah langsung diperkenankan pulang dari rumah sakit yang merawatnya.

"Jadi pengawal ini telepon ke kantor kalau Setnov ini mau pulang.

Nah dengan dalih itu, 13.45 WIB itu Setnov dan istrinya turun dari lantai 8.

Katanya mau ke bawah membayar, pakai kursi roda," tuturnya.

Liberti mengakui adanya kelalaian petugas tersebut yang terlalu percaya dan tidak melakukan pengawalan terhadap Setnov hingga pembayaran administrasi di RS.

"Nah di sini ini yang belum pasti, kan masih didalami sampai sekarang.

Memang pengawalnya terlalu percaya itu.

Dia tak ikutin (Setnov) sampai ke lantai 1 ke kasir," ucapnya.

Setelah ditunggu petugas berjam-jam, Setya Novanto tak kunjung datang dan memperlihatkan batang hidungnya.

Petugas pun kemudian turun ke lantai 1 untuk mengecek Setnov yang sedang dikawalnya tersebut.

"Dia (petugas) tunggu-tunggu enggak datang-datang akhirnya dia turun ke lantai 1.

Ditunggu-tunggu begitu, enggak datang itu. Baru sekitar jam 17.45 WIb,

Setnov-nya sudah berada lagi di kasir.

Di kasir sudah bayar dan pulanglah ke Lapas kan begitu.

Jadi antara 14.45 - 17.45 WIB ini mungkin itu peluang dia (Setnov) disempatkan keluar RS seperti gambar di medsos," tutur Liberti.

Adanya indikasi pelanggaran tersebut menjadi dasar Liberti segera memindahkan Setnov ke Rutan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jumat (14/6/2019).

Setnov dibawa keluar dari Lapas Sukamiskin pada pukul 22.30 WIB.

"Dengan saya tahu seperti itu, ini kan termasuk pelanggaran.

Dengan dasar pelanggaran itulah saya ambil keputusan tadi malam pindahkan Setnov ke Rutan Gunung Sindur," katanya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Abdul Aris menjelaskan alasan pemindahan terpidana kasus korupsi, Setya Novanto ke Lapas Gunung Sindur.

Aris mengatakan, tindakan tegas itu diberikan lantaran Setya Novanto sudah berulang kali melakukan pelanggaran selama ditahan di Lapas Sukamiskin Bandung.

"Kita jangan mau dikibuli terus.

Tindakan itu kita ambil karena sudah dua kali, tempo hari sekali di rumah sakit, ini kedua kali.

Ini syok terapi bagi yang lain juga," ujar Aris saat dihubungi lewat telepon seluler, Sabtu (15/6/2019).

Menurut Aris, tindakan Setya Novanto tersebut bisa memberi pengaruh buruk bagi narapidana yang lain.

Apalagi, ini bukan kali pertama Setya Novanto berbuat ulah selama masa penahanan.

"Kondisi demikian yang membuat suasana LP Sukamiskin jadi tidak kondusif, mempengaruhi napi yang lain," ungkapnya.

Kadivpas juga tengah memeriksa keterlibatan dua pengawal yang ditugaskan mendampingi Setya Novanto.

Aris belum bisa memberikan keterangan soal sanksi apa yang diberikan.

"Pemeriksaan pengawal kemarin sudah. Dua orang," ucap dia.

Setya Novanto ditempatkan di ruang isolasi Lapas Gunung Sindur, Bogor setelah kepergok tengah pelesiran di sebuah toko bangunan di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

"Pertama diisolasi dulu. Bloknya belum tahu saya. Nanti saya konfirmasi," ujar Aris.

Ia menjelaskan, Setya Novanto telah dipindah dari Lapas Sukamiskin Bandung ke Lapas Gunung Sindur Bogor pada Jumat (14/6/2019) pukul 22.30 WIB dan tiba pada Sabtu (15/6/2019).

Aris mengatakan, Setya Novanto terbukti menyalahgunakan izin berobatnya di Rumah Sakit Santosa Bandung.

"Merujuk pada perbuatannya sendiri, pelanggaran yang sudah ia lakukan. Kita kasih izin berobat, dua hari berobat bener, mau pulang bertingkah," ucap Aris.

Baca: Terlalu Percaya, Setnov (Setya Novanto) tak Dikawal, Penjelasan Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar

Baca: Ifan Seventeen Terkini - Ancaman Hukuman Ifan Seventeen dan Citra Monica, Tuduhan Perzinahan

Baca: Kronologi Perampokan Toko Emas Terekam CCTV, Pelaku Bersenjata Bawa Kabur 6 Kg Perhiasan 1,6 Miliar

Petugas Lapas Terlibat? Setya Novanto 'Bebas Plesiran' Keluar Sel, Terkuak Kecurigaan KemenkumHAM

Artikel ini dikompilasi dari Kompas.com dengan judul"Beredar Foto Setnov Diduga Pelesiran, Petugas Pengawal Diperiksa"  "Setya Novanto ke Lapas Gunung Sindur, Kadivpas Jabar Mengaku Tak Mau Terus Ditipu", "Kesaksian Petugas, Setya Novanto Sempat Menghilang Lepas dari Pengawalan dan tautan asal tribunjabar

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved