Polri Disebut Punya Tim Buzzer Menangkan 01, Ada 100 Anggota Setiap Polres, Ini Kata Brigjen Dedi

Polri masuk menjadi bagian dari materi gugatan yang diajukan tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di sidang MK.

Polri Disebut Punya Tim Buzzer Menangkan 01, Ada 100 Anggota Setiap Polres, Ini Kata Brigjen Dedi
facebook
Ilustrasi buzzer dan screenshot percakapan perekrutan buzzer 

"Mudah untuk dipahami ketidaknetralan Polri dan BIN adalah bentuk kecurangan yang TSM, karena melibatkan aparatur negara, direncanakan, dan bersifat seluruh Indonesia," kata Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Denny Indrayana dalam persidangan di MK, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Denny mengatakan, ketidaknetralan Polri dan BIN secara langsung atau tidak langsung bertindak sebagai tim pemenangan paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin.

Baca: Tips Menghemat Kuota Internet dari Aplikasi Instagram, Pilih Opsi Berikut Ini

Baca: Bambang Widjajanto Uraikan 3 Keberhasilan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga di Sidang MK

Menurut dia, situasi itu membuat kontestasi menjadi tidak seimbang.

"Karena pada akhirnya paslon 02 bukan hanya berkompetisi dengan paslon 01, tapi juga dengan presiden petahana," ungkapnya.

Denny mengakui, dalil ketidaknetralan Polri dan BIN memang sulit dibuktikan.

Namun, kata dia, bukan berarti dugaan kecurangan Polri dan BIN tak bisa dibuktikan.

Baca: MotoGP 2019 - Link Live Streaming MotoGP Catalunya Malam Ini, Hasil Kualifikasi dan Catatan Pembalap

Baca: Pasangan Pengantin Baru Ini Pilih Bulan Madu di 33 Negara selama Setahun

Denny mengatakan, salah satu dugaan adanya pelibatan Polri yakni merujuk kepada keterangan Kapolsek Pasir Wangi, Garut, Jawa Barat, yakni AKP Sulman Aziz, yang sempat mencuat di media.

Kendati belakangan AKP Sulman Aziz telah mencabut pengakuannya.

"Meskipun pengakuannya itu dicabut, tidak berarti pengakuannya menjadi tidak benar," kata dia.

Denny menyebut indikasi ketidaknetralan Polri lainnya yakni informasi kalau Korps Bhayangkara membentuk tim buzzer.

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved