Viral Video Mesum di Kelas ‘Jangan Nyalakan Blitz’, Keluarga Siswi Malu dan Akhirnya Mengungsi

Heboh kasus video mesum “Jangan ko kasi nyala blitz-nya,” berdampak terhadap keluarga siswi SMK di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Viral Video Mesum di Kelas ‘Jangan Nyalakan Blitz’, Keluarga Siswi Malu dan Akhirnya Mengungsi
Tribunjatim.com/ Istimewa
Ilustrasi video mesum. (Tribunjatim.com/ Istimewa) 

TRIBUN MEDAN.com - Heboh kasus video mesum “Jangan ko kasi nyala blitz-nya,” berdampak terhadap keluarga siswi SMK di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Keluarga siswi dalam video tersebut, merasa malu.

Mereka pun mengungsi dari Kabupaten Bulukumba. Hingga kini keluarga siswi tersebut dilaporkan belum kembali ke kabupaten tersebut.

di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berhubungan suami istri di dalam kelas membuat keluarga siswi malu.

Baca: Survei Terbaru SMRC: 14% Responden Sebut Pilpres Sangat Jujur dan Adil, Ini Detail Hasil Survei

Baca: Izin Praktik Dokter Ini Dicabut Pemerintah Karena Sering Unggah Fotonya Mengenakan Pakaian Minim

Baca: Polri Disebut Punya Tim Buzzer Menangkan 01, Ada 100 Anggota Setiap Polres, Ini Kata Brigjen Dedi

Diketahui video mesum yang memperlihatkan dua pelajar beradegan layaknya suami istri di dalam kelas, beredar viral di media sosial.

Dalam video 29 detik tersebut, sempat terdengar suara siswi yang meminta untuk tidak menyalakan blitz kamera.

“Jangan ko kasi nyala blitz-nya,” ucap siswi dalam video tersebut.

Baca: Frank Lampard jadi pelatih Chelsea, Roman Abramovich Berikan Kesempatan Dua Musim

Baca: Cekcok Rumah Tangga, Istri Benturkan Kepala Suami ke Tembok hingga Tewas

Berikut ini fakta-fakta lengkapnya:

1. Polisi: Video dibuat April 2019

Tim penyidik Polres Bulukumba menyebutkan, video mesum “Jangan Kasih Nyala Blitz-nya” direkam kedua pasangan kekasih pada bulan April 2019 lalu.

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved