15 Kasus Laporan Caleg Dihentikan Bawaslu Deliserdang, Ernawati Kecewa

Bawaslu Deliserdang menghentikan penanganan 15 laporan yang dibuat oleh para calon legislatif.

15 Kasus Laporan Caleg Dihentikan Bawaslu Deliserdang, Ernawati Kecewa
Tribun Medan/Indra Gunawan
Ernawati Sitepu kecewa melihat papan pengumuman di kantor Bawaslu Deliserdang yang menempelkan bahwa laporan yang dibuatnya statusnya dihentikan oleh Bawaslu Senin, (17/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Deliserdang menghentikan penanganan 15 laporan yang dibuat oleh para calon legislatif.

Bawaslu menyatakan penghentian dilakukan berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap temuan dan hasil kajian pengawas pemilu. Saat ini status laporan yang sudah dihentikan itu bisa dilihat di papan pengumuman Kantor Bawaslu.

Terlihat dari 15 laporan itu ada dua bentuk status yang dikeluarkan. Selain berstatus diberhentikan karena tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilu juga ada yang berstatus bukan pelanggaran pemilu.

Beberapa caleg yang menjadi pelapor mengaku kecewa setelah mengetahui laporannya dihentikan oleh Bawaslu.

Baca: Ketua Bawaslu: Tapteng dan Nias Selatan Paling Banyak Kecurangan Pemilu

Baca: Ashari Tambunan Curhat di Hadapan Anggota DPRD Sumut, Sebut Pembangunan di Deliserdang Dianaktirikan

Satu diantara caleg yang kecewa adalah Ernawati Sitepu. Caleg Partai Golkar dapil IV Deliserdang ini melaporkan Zul Amri yang merupakan petahana. Laporan dengan nomor 11/LP/Kab/02.12/V/2019 yang dibuatnya itu berstatus diberhentikan karena tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilu.

"Saya sudah tiga kali dipanggil oleh Bawaslu memberikan keterangan. Ada enam orang saksi juga yang sudah kami bawa ke sini. Bukti video juga sudah kami berikan. Apalagi yang kurang? Kecewa kali lah diberhentikan seperti ini," ujar Ernawati Senin, (17/6/2019).

Dari 15 laporan yang statusnya penanganannya dihentikan, ada tiga laporan yang dibuat oleh Edison Marpaung.

Edison merupakan caleg dari Partai Demokrat dan berstatus pada saat ini sebagai anggota DPRD Deliserdang.

Selain itu ada dua laporan lain dari Rusmani Manurung. Selain mereka juga ada laporan yang dibuat oleh Mahyudin Situmeang, Rolly Bernath Tarigan, Murni, Ladi prima Tambunan, Chairuzzen, Hendra Ali bosar Siregar, Ternak Dean Refisis, dan Roni Nainggolan. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved