Bank Sumut Gelar Sosialisasi Penerapan Teknologi Perangkat Rekam Data Transaksi Usaha Wajib Pajak

PT Bank Sumut menggelar sosialisasi penerapan teknologi perangkat perekam data transaksi pada usaha wajib pajak hotel, restaurant dan hiburan dalam

Bank Sumut Gelar Sosialisasi Penerapan Teknologi Perangkat Rekam Data Transaksi Usaha Wajib Pajak
Tribun Medan/Ayu Prasandi
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Ahmad Ferry Affandi saat memberikan kata sambutan sosialisasi penerapan teknologi perangkat perekam data transaksi pada usaha wajib pajak hotel, restaurant dan hiburan dalam rangka peningkatan PAD Kabupaten Simalungun. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu prasandi

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - PT Bank Sumut menggelar sosialisasi penerapan teknologi perangkat perekam data transaksi pada usaha wajib pajak hotel, restaurant dan hiburan dalam rangka peningkatan PAD Kabupaten Simalungun.

Bertempat di Aula Harungguan Djabanten Damanik Pematang Raya, kegiatan tersebut adalah tindaklanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) sebelumnya, Bank Sumut dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun perihal penerimaan kas daerah melalui saluran distribusi (delivery channel).

Peserta Sosialisasi Bank Sumut tersebut terlihat sangat antusias mendengarkan pemaparan yang disampaikan. Pertanyaan seputar fungsi, kegunaan dan manfaat alat perekam tersebut juga banyak disampaikan oleh peserta termasuk pertanyaan mengenai produk-produk dana dan pembiayaan Bank Sumut.

Pemimpin Divisi dana dan jasa Bank Sumut Ahmad Ferry Affandi, meyakini dengan pemanfaatan alat perekam data tersebut nantinya dapat membantu meningkatkan pertumbuhan PAD Kabupaten Simalungun.

“Bagi wajib pajak yang nantinya memanfaatkan teknologi ini tentunya juga dapat memanfaatkan berbagai benefit seta fasilitas lainnya dengan menjadi nasabah Bank Sumut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sosialisasi yang digelar Bank Sumut di Pemkab Simalungun tersebut merupakan tindaklanjut dari pertemuan para kepala daerah Se Sumut bersama KPK yang digelar 14 Mei 2019 yang lalu.

“KPK berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan transparansi penerimaan dan pengelolaan keuangan daerah dengan menggandeng Bank Pembangunan daerahnya,” jelasnya.

Ia menerangkan, rakor tersebut juga membahas optimasilasi E-Planning dan E-Budgeting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KPK Agus Raharjo, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajecksah, Dirjen Kependudukan kemendagri dan Bupati dan Walikota se-Sumut.

“Pelaksanaan Rakor tersebut bertujuan untuk mewujudkan tata kelola yang baik demi terwujudnya sumut bermartabat. Nantinya Pemprovsu diharapkan menindaklanjuti dengan memperhatikan system pengadaan barang serta perizinan satu pintu di Sumut,” jelasnya.

Sosialisasi tersebut dihadiri dan dibuka oleh Asisten tiga Bidang Administrasi Umum, Kepala Badan Pendapatan kabupaten Simalungun,Kepala Badan Perijinan kabupaten Simalungun, juga dihadiri para camat dan wajib pajak se Kabupaten Simalungun.

Sementara dari Bank Sumut dihadiri oleh Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Ahmad Ferry Affandi, Pemimpin Cabang Koordinator Pematang Siantar dan Pemimpin Cabang Pematang Raya. (pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Ryan Nur Harahap
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved