BPN Prabowo Sandi Ngotot Minta Perlindungan Saksi, TKN Ungkap Kasus Saksi Palsu Bambang Widjojanto

"Jangan menupak air di dulang, terpercik muka sendiri. Masyarakat sudah tahu rekam jejak masing-masing tim hukum," tambah dia.

BPN Prabowo Sandi Ngotot Minta Perlindungan Saksi, TKN Ungkap Kasus Saksi Palsu Bambang Widjojanto
KOMPAS.com/Fabian Januarius Kuwado
BPN Prabowo Sandi Ngotot Minta Perlindungan Saksi, TKN Ungkap Kasus Saksi Palsu Bambang Widjojanto. Tim kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Sabtu (15/6/2019) sore, mendatangi kantor LPSK, Jakarta Timur. 

BPN Prabowo Sandi Ngotot Minta Perlindungan Saksi, TKN Ungkap Kasus Saksi Palsu Bambang Widjojanto

TRIBUN-MEDAN.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga ngotot mendapatkan perlindungan pada saksi yang akan mereka hadirkan dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Terbaru Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan, ada sekitar 30 saksi yang dikumpulkan tim hukum 02 untuk membongkar bukti kecurangan dalam Pilpres 2019.

Namun, ia mengatakan, para saksi yang berasal dari sejumlah daerah itu meminta jaminan keselamatan untuk bersaksi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Mereka (saksi) yang berasal dari sejumlah daerah di Tanah Air ini meminta jaminan keselamatan sebelum, saat, dan sesudah datang ke (MK) Jakarta untuk bersaksi," kata Andre dalam keterangan tertulis, Minggu (17/6/2019).

Andre mengatakan, tim hukum akan menyurati MK untuk meminta keterlibatan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memberikan jaminan keselamatan bagi saksi dan ahli yang akan dihadirkan.

Ia mengatakan, demi keselamatan para saksi, pihaknya dapat menggunakan sejumlah metode yang disarankan LPSK.

Misalnya, bersaksi dari jarak jauh menggunakan teleconference.

"Berbicara di ruangan bertirai hitam untuk menyamarkan lokasi saksi, hingga menyamarkan sejumlah informasi tentang saksi demi keselamatan pribadi," ujarnya.

Tak hanya bagi saksi, Andre mengatakan, tim hukum Prabowo-Sandiaga juga mendorong LPSK turut melindungi dan menjamin keselamatan seluruh hakim MK.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved