Gerindra Tegur Gubernur Anies soal Penerbitan IMB untuk 932 Gedung di Pulau Reklamasi

Fraksi Gerindra Tegur Anies Baswedan setelah Terbitkan IMB di Pulau Reklamasi tanpa Ada Perda

Gerindra Tegur Gubernur Anies soal Penerbitan IMB untuk 932 Gedung di Pulau Reklamasi
TOTOK WIJAYANTO/Kompas
Saat pengerjaan proyek pembangunan permukiman, perkantoran, dan kawasan niaga di pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta, Sabtu (12/12/2015) lalu. Pembangunan ini sempat disegel Gubernur Anies Baswedan. Kini, kembali diterbitkan IMB untuk ratusan bangunan di lokasi tersebut 

Namun, sejauh ini, perda tersebut belum selesai disusun.

"Idealnya perda dulu (baru IMB)," kata Taufik di DPRD DKI, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Raperda RZWP3K telah tertunda pembahasannya selama bertahun-tahun.

Terakhir, raparda itu ditarik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dari DPRD DKI.

Pemprov DKI hendak merumuskan ulang raperda tersebut sebelum dilempar lagi ke DPRD.

Taufik mengaku belum tahu persis soal penerbitan IMB di pulau reklamasi.

Jika terbukti, kata dia, ada denda yang harus dikenakan karena tak sesuai aturan.

"Setahu saya mekanisme IMB itu kan harus sesuai ketentuan yang ada, kemudian bila dia melanggar, ada denda," kata Taufik.

Suasana area kuliner Food Street di Pulau D Reklamasi atau kawasan Pantai Maju, Rabu (13/2/2019).

Suasana area kuliner Food Street di Pulau D Reklamasi atau kawasan Pantai Maju, Rabu (13/2/2019).(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Di sisi lain, ia menilai ratusan bangunan yang sudah berdiri di Pulau D memang tak bisa dibiarkan begitu saja.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved