Wali Kota Sampaikan Nota Pengantar Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018

Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan

Wali Kota Sampaikan Nota Pengantar Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018
Tribun Medan/HO
Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin menyampaikan Nota Pengantar Ranperda Kota Medan Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2018 dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Medan, Senin (17/6/2019). 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2018 dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Medan, Senin (17/6/2019).

Diharapkan, para wakil rakyat dapat mengkoreksi serta memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah selama TA 2018 telah dilaksanakan secara berdaya guna, berhasil guna sekaligus transparan dan akuntabel.

Nota pengantar itu disampaikan Wali Kota kepada Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung disaksikan dua Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli dan Ikhwan Ritonga, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman serta anggota dewan dan pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan.

Dikatakan Wali Kota, dokumen laporan keuangan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2018 merupakan laporan keuangan komprehensif yang terdiri dari laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan tahun 2018 dilampiri dengan laporan keuangan tiga perusahaan daerah.

Secara kumulatif, jelas Wali Kota, realisasi pendapatan untuk TA 2018 tercatat mencapai Rp 4,25 triliun lebih yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1,63 triliun lebih dan pendapatan transfer sebesar Rp 2,61 triliun lebih. Sedangkan realisasi pendapatan daerah TA 2018 mencapai 81,19% dari target yang ditetapkan.

Selanjutnya secara akumulatif papar Wali Kota, realisasi belanja untuk TA 2018 tercatat mencapai Rp 4,21 triliun lebih yang terdiri dari belanja operasional sebesar Rp 3,45 triliun lebih dan belanja modal sebesar Rp 753,99 miliar lebih.

“Sedangkan realisasi belanja TA 2018 mencapai 77,32 % dari target anggaran yang ditetapkan,” kata Wali Kota.

Untuk transfer bantuan keuangan sambung Wali Kota, secara akumulatif realisasinya untuk TA 2018 mencapai Rp 1,52 miliar lebih. Kemudian pembiayaan terang Wali Kota, secara akumulatif  realisasi pembiayaan yang meliputi penerimaan pembiayaan dengan catatan realisasi sebesar Rp 43,70 miliar lebih dan pengeluaran pembiayaan dengan catatan realisasi sebesar Rp15 miliar.

“Berdasarkan uraian yang disampaikan, maka sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) TA 2018 tercatat sebesar Rp.67,31 miliar lebih,” jelasnya.

Di samping itu Wali Kota juga mencatat, masih banyak terdapat beberapa kekurangan yang lebih bersifat administratif dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk itu Wali Kota berharap agar efektifitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, khususnya terhadap pendapatan daerah, transparansi dan akuntabilitas akan lebih ditingkatkan.

Halaman
12
Editor: Ryan Nur Harahap
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved