Berobat Menyeberang Danau, Risda Merintih Diminta Dokter Pulang

Anak laki-lakinya tidak bisa berbuat apa, selain hanya memijat kepala ibunya yang mulai ditumbuhi uban itu.

TRIBUN-MEDAN.com-Risda Simbolon, ibu empat anak, Warga Desa Tamba Kecamatan Sitio-tio merintih di Ruang ICU RSUD Dr Hadrianus Pangururan, Samosir, Rabu (19/6/2019). Dia berharap cepat ditangani dokter karena sudah lelah akibat kurang darah.

"Dang tahan be ahu (enggak tahan aku)," ujarnya.

Risda mengatakan, sudah empat hari jatuh sakit. Lalu berobat ke Puskesmas Sitio-tio Samosir, hingga akhirnya dibawa ke RSUD Hadrianus Rabu pagi hari karena tidak kuat menahan rasa sakit.

Risda mengaku pening akibat sakit yang dideritanya, kekurangan darah. Amatan Tribun, anak laki-lakinya tidak bisa berbuat apa, selain hanya memijat kepala ibunya yang mulai ditumbuhi uban itu.

Sedangkan ayahnya sibuk mencari air hangat untuk minuman istrinya itu. Istrinya, Risda Simbolon, terus merintih hingga membuat anaknya kebingungan.

Risda mengaku telah diperiksa petugas medis di rumah sakit pemerintah itu pada Pukul 11.00 WIB. Namun, mereka tidak tahu harus kemana selanjutnya apalagi tidak ada pembimbingan dari dokter.

Ditemui wartawan sekitar pukul 13.00 WIB, Risda tengah merintih di kursi besi didampingi anaknya tepatnya di ruang ICU tempat pendaftaran pasien.

"Kami enggak tahu mau kemana selanjutnya," rintihnya.

Sebelumnya, dia hanya diminta dokter berbaring saja di ruang inap ICU. Karena sakit dan mengerang, dia pun dibawa keluarganya ke luar ruangan sambil makan siang.

Usai pemeriksaan, mereka dianjurkan menemui dokter neuro berkaitan dengan penyakit yang dideritanya. Karena tidak ada petugas medis yang mendampingi, dan keluarganya tidak mengerti, Risda pun hanya bisa kesakitan.

Halaman
12
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved