Efesiensi Anggaran Rp 120 Miliar Setahun, Edy Rahmayadi Harap 2020 Tak Ada Lagi Pegawai Honorer

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sudah mewacanakan akan memberhentikan ribuan tenaga honorer di Pemprov Sumut

Efesiensi Anggaran Rp 120 Miliar Setahun, Edy Rahmayadi Harap 2020 Tak Ada Lagi Pegawai Honorer
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi ASN 

TRIBUN-MEDAN.com - Gubernur Sumatera Utara ( Sumut) Edy Rahmayadi sudah mewacanakan akan memberhentikan ribuan tenaga honorer di lingkungan kerja Pemerintah Provinsi Sumut.

Bahkan dia mengaku sudah membentuk tim evaluasi untuk menjalankan kebijakan ini. 

Tim inilah yang nantinya akan mengeluarkan rekomendasi para honorer akan diberhentikan atau tidak.

Ditanya progres kerja tim evaluasi honorer apakah sudah ada memberikan nama-nama untuk dilakukan pemecatan, Edy malah balik bertanya.

" Honorer, kok pemecatan...?" kata Edy kepada Kompas.com di kantor gubernur, Rabu (19/6/2019).

Dia menjelaskan, jumlah pegawai honorer di Pemprov Sumut jumlahnya 4.800 orang.

Diasumsikan 800 honorer dianggap bekerja sesuai kapasitasnya seperti supir hingga pemain keyboard karena di ASN tidak ada mengajarkan profesi ini.

"Mereka spesial, kita butuh, katakanlah kita butuh 200 orang pemain keyboard plus supir dan ahli informasi teknologi (IT). Ahli IT yang benar, ya... Kalau hanya sekedar bisa mengetik, ngapain orang, saya aja yang ngetik." 

Kemudian, ada 4.000 honorer yang dianggap tidak bekerja. Jika dihitung-hitung gajinya, 4.000 orang dikali Rp 2,5 juta, dalam sebulan sudah Rp 10 miliar. Setahun berarti Rp 120 miliar. 

Menurut Edy, jumlah Rp 120 miliar itu kalau dibelikan sapi perah akan menghasilkan uang sebanyak Rp 9 juta sampai Rp 10 juta tiap ekornya. 

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved