Efesiensi Anggaran Rp 120 Miliar Setahun, Edy Rahmayadi Harap 2020 Tak Ada Lagi Pegawai Honorer

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sudah mewacanakan akan memberhentikan ribuan tenaga honorer di Pemprov Sumut

Efesiensi Anggaran Rp 120 Miliar Setahun, Edy Rahmayadi Harap 2020 Tak Ada Lagi Pegawai Honorer
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi ASN 

"Ada baterai-baterai yang harus dimiliki untuk mengawaki organisasi yang ada di Pemprov ini.

Saya mau ke depan ini benar-benar, tidak main-main, dia bisa apa, itulah dia kerja," jawab Edy.

Pecat Honorer Efesiensi Anggaran

Staf Biro Humas dan Keprotokolan Pemprov Sumut Parada Siregar menilai keputusan Edy Rahmayadi memecat ribuan pegawai honorer sudah tepat, terutama untuk efisiensi anggaran.

Parada sendiri pada Agustus 2019 nanti genap setahun bekerja sebagai tenaga honorer

Menurut dia, uang yang selama ini digunakan untuk membayar gaji honorer bisa dimanfaatkan untuk membangun Sumut, sebab apapun alasannya kemajuan Sumut adalah prioritas utama.

Selain itu, keputusan ini juga diambil karena gubernur melihat ketimpangan pekerjaan antara ASN dan honorer.

"Intinya honorer tak perlu takut selama punya kemampuan dan skill, Insya Allah rezeki itu bisa dicari dari mana saja karena di era milenial seperti saat ini yang paling penting inovatif," kata Parada.

Parada kemudian memberikan contoh ketimpangan pekerjaan antara ASN dan honorer. Misal, banyak tugas administrasi yang sebenarnya bisa dilakukan para ASN.

Nah, kalau dipekerjakan honorer untuk mengerjakan sesuatu yang bisa dilakukan, menurutnya menyia-nyiakan anggaran padahal masih banyak rakyat Sumut yang butuh makan.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved