BREAKING NEWS: BOPI Tak Rekomendasi Liga 2 Bergulir, PSMS Bimbang Berangkat ke Pekanbaru

Masih adanya masalah tunggakan gaji pemain terhadap tiga klub yakni PSMS Medan, Sriwijaya FC dan PSPS Riau

BREAKING NEWS: BOPI Tak Rekomendasi Liga 2 Bergulir, PSMS Bimbang Berangkat ke Pekanbaru
TRIBUN MEDAN/ILHAM FAZRIR HARAHAP
Manajer PSMS Medan Mulyadi Simatupang (kiri) dan Sekum PSMS Medan Julius Raja saat memberikan penjelasan di Sekretariat PSMS Kebun Bunga, Jumat (31/5/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tak merekomendasikan Liga 2 bergulir yang rencananya bergulir pada 22 Juni ini.

Masih adanya masalah tunggakan gaji pemain terhadap tiga klub yakni PSMS Medan, Sriwijaya FC dan PSPS Riau membuat BOPI belum mengizinkan kompetisi bergulir.

Padahal pada pertemuan BOPI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) baru saja digelar Selasa (18/6/2019) kemarin. Hasilnya BOPI telah merekomendasikan kompetisi bergulir.

Namun, BOPI mengirimkan surat via email pada Rabu (19/6/2019) malam sekitar pukul 20.20 WIB kepada Manajemen PSMS bahwa Liga 2 belum memberikan rekomendasi untuk bergulir. Hal itu dikatakan Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja.

"Kami baru saja menerima email dari BOPI Liga 2 belum bisa bergulir. Mereka bilang masalah tunggakan gaji tiga klub belum selesai. Jadi ini belum bisa dipastikan Liga 2 bergulir," ujar Sekum PSMS di Sekretariat PSMS, Kebun Bunga, Rabu (19/6/2019) malam.

Telah mendapat surat dari BOPI, Manajemen PSMS pun menjadi ragu untuk main dengan PSPS Riau yang rencananya bergulir Sabtu (22/6/2019) lusa. Padahal mereka sudah boking tiket pesawat yang rencananya berangkat Jumat (21/6/2019) pagi.

Namun, Julius masih menunggu keputusan dari PT LIB terkait hal ini. Apakah PT LIB nantinya akan tetap mengizinkan kompetisi bergulir atau tidak.

"Nah makanya kami tunggu surat dulu dari PT LIB. Kalau ini kan dari BOPI. Kami akan tunggu sampai besok keputusan dari PT LIB dan kami juga akan menanyakan kapan Liga bergulir," ungkapnya.

"Jika memang tidak mendapat izin dari Liga, tentu kami tidak jadi berangkat ke Pekanbaru. Padahal kami sudah boking tiket pesawat untuk berangkat Jumat. Kami tunggu lah keputusannya sampai besol bagaimana," ungkapnya.

Terkait masalah tunggakan gaji pemain PSMS yang belum dibayarkan, akan dilunasi oleh PT LIB. Mengingat PT LIB masih memiliki piutang terhadap PSMS. Sehingga pemain PSMS yang masih memiliki hutang dengan Manajemen akan langsung berurusan dengan LIB.

"Soal tunggakan gaji itu, BOPI dan Liga sudah berikan solusi. Pemain yang gajinya belum dibayar, akan dilunasi oleh Liga. Semua pemain yang ada tunggakan akan dibayarkan. Sudah disampaikan dan secara tertulis juga sudah sepakat," bebernya.

Kemudian, tugas Manajemen PSMS untuk menyelesaikan masalah tersebut, diminta oleh PT LIB mencari nomor rekening pemain yang belum dibayar gajinya.

"Sekarang tugas kami tinggal mencari saja nomor rekening pemain yang belum dibayarkan gajinya. Kemudian kami sampaikan ke Liga dan akan diselesaikan mereka," tambah lelaki yang akrab disapa King itu.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved