Detik-detik Hakim MK Ancam Usir Bambang Widjojanto dan Haris Azhar tak Bersedia jadi Saksi 02

Dalam wawancara via telepon dengan kompas tv, Haris mengemukakan alasannya membatalkan kehadirannya bersaksi di sidang MK.

Detik-detik Hakim MK Ancam Usir Bambang Widjojanto dan Haris Azhar tak Bersedia jadi Saksi 02
ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A
Detik-detik Hakim MK Ancam Usir Bambang Widjojanto dan Haris Azhar tak Bersedia jadi Saksi 02. Ketua Tim kuasa hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Bambang Widjojanto selaku pemohon mengikuti sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/6/2019) 

Hal itu membuat Arief bingung karena Idham ingin menjelaskan persoalan dalam skala nasional.

"Kalau Anda dari kampung seharusnya kan yang Anda ketahui yang di kampung itu bukan situasi nasional," kata Arief.

Bambang kemudian protes.

Ragam Aplikasi Smartphone yang Paling Populer di Dunia, Apakah Kamu Punya di Handphone-mu?

Trik-trik Keluar dari Grup WhatsApp secara Sembunyi-sembunyi tanpa Ketahuan Anggota Lain

Kronologi 7 Orang Tewas tatkala Bersihkan Septic Tank Hotel, Tanpa Gunakan Peralatan Memadai

Shandy Aulia Hamil seusai 7,5 Tahun Menunggu, Sebut Calon Anaknya Special Edition dari Tuhan

Pengusaha Kaya Bikin Berita Hoaks soal Istrinya hingga Dipecat dari Pekerjaan, Ternyata Ini Motifnya

Viral, Remaja Putri 13 Tahun Dinikahi 41 Tahun di Sidrap Sulawesi Selatan

Begini Akhir dari Drama Aksi Koboi Pengemudi BMW yang Acungkan Senjata Api di Jalanan

Fadel Islami Unggah Foto saat Beri Kejutan ke Muzdalifah, Kondisi Kamar Tidur Mereka Jadi Sorotan

Dia memotong pembicaraan antara Arief dan Idham.

Bambang mengatakan bahwa dia juga berasal dari kampung, tetapi bisa mengakses dunia.

Arief kemudian meluruskan bahwa bukan itu yang dia maksud.

Namun, Bambang kembali melanjutkan ucapannya.

Kali ini dia menyebut Arief telah menghakimi orang kampung.

"Bapak sudah men-judgement seolah-olah orang kampung tidak tahu apa-apa, itu juga tidak benar," kata Bambang.

"Mohon dengarkan saja dulu Pak apa yang akan dijelaskan," tambah dia.

Saat Bambang berbicara seperti itu, Arief berulang kali menyebut "bukan begitu".

Arief juga meminta Bambang untuk berhenti berbicara karena dia ingin berdialog dengan Idham.

Namun Bambang terus bicara. Hingga akhirnya suara Arief meninggi dan kembali meminta Bambang diam.

"Saya kira saya sudah cukup, saya akan dialog dengan dia. Pak Bambang sudah stop," kata Arief.

"Pak Bambang stop, kalau tidak stop saya suruh keluar," tambah Arief.

Ucapan Hakim Arief membuat Bambang ikut meninggikan suaranya.

Bambang mengatakan Hakim Arief sudah menekan saksi yang dia bawa.

"Mohon maaf Pak kalau dalam tekanan terus saya akan menolak itu, Pak. Saksi saya menurut saya ditekan oleh Bapak," ujar Bambang.

Namun Arief tidak terpancing.

Arief menegaskan bahwa bukan seperti itu yang dimaksud.

Arief kembali meminta Bambang diam.

"Bukan begitu.

Sudah Pak Bambang sekarang diam, saya akan dialog dengan dia," kata Arief.

Setelah itu, tak ada lagi perdebatan antara keduanya. Kesaksian Idham kemudian didengar dalam ruang sidang.

Ini videonya:

TIGA SAKSI YANG SUDAH DISUMPAH MENARIK DIRI

Tim hukum pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menarik dua saksi yang rencananya memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2019.

Kedua saksi yang telah disumpah tersebut adalah Beti Kristiana dan Risda Mardiana.

"Kami mendapat informasi bahwa dari nama-nama yang sudah disumpah tadi ada nama yang ditarik atau diganti, yang ditarik itu adalah Risda dan Beti," ujar Hakim Mahkamah Konstitusi ( MK) Aswanto dalam sidang di gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019).

Aswanto mengatakan, pihak pemohon diperbolehkan untuk menarik atau membatalkan kedua saksi untuk memberikan keterangan.

Namun ia menekankan bahwa pihak tim hukum tidak dapat mengajukan saksi lain sebagai penggantinya.

"Kalau ditarik itu tidak ada masalah, yang tidak boleh itu kalau diganti yang baru," kata Aswanto.

Terbaru Ketua Kontas Haris Azhar juga menyatakan tidak bersedia menjadi saksi 02 di sidang MK.

Dalam wawancara via telepon dengan kompas tv, Haris mengemukakan alasannya membatalkan kehadirannya bersaksi di sidang MK.

Sebelumnya, tim hukum pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan sebanyak 15 saksi fakta dan 2 ahli dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2019.

Sebelum sidang, 15 saksi dan 2 ahli tersebut disumpah lebih dulu.

Pengucapan sumpah dipimpin oleh Hakim MK Wahiduddin Adams.

Adapun 15 saksi dan 2 ahli yang dihadirkan, yakni:

1. Agus Maksum

2. Idham

3. Hermansyah

4. Listiani

5. Nur Latifah

6. Rahmadsyah

7. Fakhrida

8. Tri Susanti

9. Dimas Yehamura

10. Beti Kristiana

11. Tri Hartanto

12. Risda Mardiana

13. Haris Azhar

14. Said Didu

15. Hairul Anas

Dua ahli:

1. Jaswar Koto

2. Soegianto Sulistiono

INI VIDEO HARIS AZHAR TAK BERSEDIA JADI SAKSI 02

Detik-detik Hakim MK Ancam Usir Bambang Widjojanto hingga Tiga Saksi 02 Menarik Diri, Ini Videonya 

Artikel ini dikompilasi dari Kompas.com dengan judul "Hakim: Pak Bambang Widjojanto Stop, Kalau Tidak Saya Suruh Keluar... ", Tim Hakim 02 Tarik Dua Saksi Sengketa Pilpres Meski Telah Disumpah"

Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved