Hakim Tegur Saksi Tim Prabowo-Sandi soal Istilah Siluman, Sidang MK SEDANG BERLANGSUNG, CEK LIVE!

Hakim Tegur Saksi Tim Prabowo-Sandi soal Istilah Siluman, Sidang MK SEDANG BERLANGSUNG, CEK LIVE!

Hakim Tegur Saksi Tim Prabowo-Sandi soal Istilah Siluman, Sidang MK SEDANG BERLANGSUNG, CEK LIVE!
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Hakim Tegur Saksi Tim Prabowo-Sandi soal Istilah Siluman, Sidang MK SEDANG BERLANGSUNG, CEK LIVE! 

TRIBUN-MEDAN.COM - Hakim Tegur Saksi Tim Prabowo-Sandi soal Istilah Siluman, Sidang MK SEDANG BERLANGSUNG, CEK LIVE!

//

Saksi Agus Muhammad Maksum yang dihadirkan dihadirkan oleh tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, ditegur oleh Hakim Konstitusi Suhartoyo dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Baca: TERKUAK 3 Alasan KPK, Napi Koruptor Tertentu Diinapkan di Lapas Nusakambangan,Ulik soal Izin Berobat

Baca: LIVE KOMPASTV: Live Streaming Sidang Sengketa Hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi Sedang Berangsung

Agus ditegur karena berulang kali menggunakan istilah 'siluman' dan 'manipulatif'.

"Anda dari tadi menggunakan istilah siluman dan manipulatif. Jangan gunakan istilah atau diksi seperti itu," ujar Suhartoyo.

Baca: BEDA PENDAPAT Fadli Zon terkait Napi Bandel, Wiranto Usul di Pulau Terpencil, Gegara Setya Novanto?

Baca: Hakim Persoalkan Alat Bukti, Kuasa Hukum Prabowo-Sandi BW Tarik Alat Bukti C1 yang Diserahkan ke MK

Menurut Suhartoyo, penggunaan istilah siluman dan manipulatif adalah istilah yang menyatakan pendapat.

Sementara, Agus dihadirkan sebagai saksi fakta yang tidak boleh berpendapat dan menilai sesuatu.

Suhartoyo meminta Agus menggunakan istilah yang lebih netral. Misalnya, cukup mengatakan ada data yang tidak sesuai dengan data pembanding.

Sebelumnya, Agus menyebutkan ada daftar pemilih tetap (DPT) siluman dan kartu keluarga manipulatif.

Sidang dilanjutkan giliran Kuasa Hukum TKN Jokowi - Maruf Sirra Prayuna cecar saksi dengan sejumlah pertanyaan.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved