Kepala Disdukcapil Sumut: KIA Penting untuk Perlindungan Anak

Ismail Sinaga mengatakan, KIA sangat penting karena dapat mempermudah akses administrasi kependudukan.

Kepala Disdukcapil Sumut: KIA Penting untuk Perlindungan Anak
Tribun Medan/Satia
Kepala Disdukcapil Provinsi Sumatera Utara, Ismail Sinaga membagikan KIA kepada seorang anak, di Kantor Kecamatan Medan Barat, Jalan Bilal, Kota Medan, Rabu (19/6/2019). 

TRIBUN MEDAN.com-Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi dan Kota Medan sosialisasikan Kartu Indentitas Anak (KIA) kepada warga di Kantor Kecamatan Medan Barat, Jalan Bilal, Rabu (19/6/2019).

"Kartu ini sangat penting untuk anak, karena menyangkut dengan identitas seorang anak," kata Kepala Disdukcapil Provinsi Sumatera Utara Ismail Sinaga, didampingi Kepala Disdukcapil Kota Medan Zulkarnaen.

Ismail Sinaga mengatakan, kartu ini sangat penting dipegang oleh anak-anak yang berusia di bawah 17 tahun, karena dapat mempermudah akses administrasi kependudukan.

Akses Kependudukan yang Ismail maksud, adalah pendidikan, kesehatan dan lain-lain. KIA ini wajib dimiliki oleh setiap anak sebelum memiliki KTP dengan tujuan meningkatkan pendataan, perlindungan, dan pelayanan publik bagi anak.

Untuk saat ini, pemerintah Kota Medan akan mencetak sebanyak 100 ribu KIA kepada anak-anak berusia 0-16 tahun.

"Untuk tahap awal, kita akan cetak terlebih dahulu di kota Medan bersama dengan Dukcapil Medan, sebanyak 100 ribu terlebih dahulu," jelasnya.

Sementara itu, seorang warga bernama Dahlia sangat menyambut baik dengan kehadiran kartu anak tersebut. Baginya, KIA dapat menjadi akses perlindungan yang kuat kepada anak-anak yang masih belum mendapatkan KTP Elektronik.

"Kartu ini sangat baik, karena membantu anak mendapatkan bantuan hukum yang kuat dari pemerintah," jelasnya.

Diketahui, kegiatan ini diikuti oleh puluhan warga yang bertempat tinggal di wilayah pemerintahan Kecamatan Medan Barat. Warga dari pagi sudah berdatangan untuk bisa mengetahui bagaimana cara pembuatan KIA.

Adapun pembuatan KIA bisa dilakukam di kecamatan wilayah masing-masing atau lingkungan.

Untuk membuat KIA, warga cukup membawa E-KTP kedua orangtua, akta lahir anak, kartu keluarga yang telah tercantum nama anak dan foto ukuran 2x3 anak atau bisa foto di Kecamatan masing-masing wilayah. (cr19/tribun-medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved