Ultimatum Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto pada Warga, Masalah Jalan Tol Medan-Binjai

Ultimatum Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto pada Warga, Masalah Jalan Tol Medan-Binjai

Ultimatum Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto pada Warga, Masalah Jalan Tol Medan-Binjai
Tribun Medan
Ultimatum Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto pada Warga, Masalah Jalan Tol Medan-Binjai 

Di atas lahan bekas perumahan warga Tanjungmulia Hilir yang kini sudah mulai rata dengan tanah, Sofyan menyampaikan permintaan dan keluhannya.

Sofyan menjelaskan pembayaran ganti-rugi belum diterima sehingga pihaknya tidak bisa pindah karena tak memiliki uang.

Ia dan keluarganya masih tinggal di lahan proyek, sehingga khawatir akan keselamatan.

"Pengerjaan tol terasa bergetar sampai ke rumah. Kita kan manusia pasti takut mati," ujar Sofyan.

Mendengar keluhan masyarakat, Irjen Pol Agus Andrianto meminta agar pembayaran ganti-rugi menyadi prioritas agar warga bisa pindah dari area proyek.

"Segera prioritaskan, direaliasasikan supaya dibongkar dan pindah," ucap Kapolda. 

Tonton videonya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Perlu Rp35 Triliun untuk Pembebasan Lahan Ruang Terbuka Hijau di Medan

Mewahnya Pernikahan Keluarga Putera Sampoerna di Monaco, Dihibur Pemenang Grammy Awards

Sebanyak 400 Prajurit Kodam Bukit Barisan Dikirim ke Perbatasan RI-Timor Leste

Ditemui setelah menyampaikan keluhannya, Sofyan menjelaskan, biaya ganti rugi yang sudah dibicarakan dengan panitia pembebasan lahan mencapai Rp 500 juta.

"Semua masyarakat di sini sudah setuju dengan pembangunan proyek tol ini.

Kami belum tahu kenapa belum dipanggil," ujarnya.

Pembayaran biaya terkena dampak pembangunan tol, imbuhnya, diharapkan segera dibayarkan karena warga merasa tidak nyaman dengan getaran-getaran alat berat di sekitar rumah.

"Kalau mereka bekerja kan takut juga. Kami punya keluarga.

Jadi, bukan kendalanya ada pada kami tidak mau segera pindah, tapi kami ingin segera dibayar," ujarnya.

Kakanwil BPN Sumut Bambang Priono mengatakan, proses pembayaran pembebasan lahan sudah mencapai 80 persen.

"Dalam pembayaran tidak ada potongan.

Kita tahu ini duit negara dan malah ganti untung.

Kalau ada pemotongan pasti masyarakat akan teriak.

Mari kita ciptakan nuansa positif dengan membangun negara ini, sehingga jalan tol tidak hanya ada di Jawa, tapi Sumut juga punya," tutupnyanya.

(ase/tribun-medan.com)

Ultimatum Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto pada Warga, Masalah Jalan Tol Medan-Binjai

tautan asal kompas.com

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved