Demi Perindah Kota Kisaran, Satpol PP Tertibkan PKL

Penertiban PKL tersebut dilakukan umumnya terhadap lapak pedagang yang berada di depan sekolah, rumah ibadah dan rumah sakit.

Demi Perindah Kota Kisaran, Satpol PP Tertibkan PKL
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Petugas Satpol PP Kabupaten Asahan mengangkut meja dan kursi milik PKL yang ditinggal pemiliknya dalam penertiban di seputaran Kota Kisaran (20/6/2019). Penertiban ini bertujuan untuk memperindah kota. 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Petugas Satpol PP Kabupaten Asahan melakukan penertiban pedagang kali lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan di seputaran Kota Kisaran, Kamis (20/6/2019).

Penertiban PKL tersebut dilakukan umumnya terhadap lapak pedagang yang berada di depan sekolah, rumah ibadah dan rumah sakit.

Kepala Bidang (Kabid) Penegakkan Peraturan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Asahan, Indriaty menyebutkan penertiban yang mereka lakukan akan berlangsung secara bertahap. Kegiatan ini menindaklajuti visi dan misi Bupati Asahan.

"Penertiban ini akan terus dilakukan bertahap seputaran Kisaran. Tujuannya kami mau merapikan, memperindah Kota Kisaran sesuai visi, misi pak bupati. Dalam Perda tidak dibenarkan berjualan di depan sekolah, rumah sakit dan rumah ibadah," kata Indriaty, Kamis.

Dalam penertiban itu, petugas mengangkut meja, kursi dan gerobak yang ditinggal pemiliknya begitu saja, setelah mengetahui adanya kedatangan Satpol PP.

Tindakan itu untuk memberikan efek jera kepada para PKL agar tidak kembali berjualan di bahu jalan.

"Ya, kalau pedagang yang punya mau mengambil barang-barangnya ke kantor, silakan," ucapnya.

Ditanya, soal kemungkinan para PKL kembali berjualan di lokasi yang telah ditertibkan, Satpol PP hanya bisa terus melakukan imbauan.

"Ya kami kan sudah imbau pedagang, kalau kembali lagi ya kami bisa apa, ya nanti ditertibkan, lagi" ujarnya.

Pihaknya mengaku tidak melarang para PKL untuk menjajakan barang dagangan, akan tetapi harus tetap mematuhi Perda yang berlaku.

Selain itu para pedagang juga harus tetap memperhatikan estetika dan tidak mempersempit ruas jalan yang berefek pada kemacetan lalu lintas.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved