Belum Minta Izin, Pembukaan Jalan di Sidikalang Ini Diprotes Warga

Mereka tidak pernah diundang musyawarah atau meneken suatu surat terkait kegiatan pembukaan jalan tersebut.

Belum Minta Izin, Pembukaan Jalan di Sidikalang Ini Diprotes Warga
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Tiga orang warga Dusun Lae Pinang I, Desa Bintang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, berdiri di atas lahan yang sempat diratakan buldoser untuk proyek pembukaan jalan desa, Jumat (21/6/2019). Para warga tersebut menghentikan perataan lahan lantaran proyek tersebut belum seizin mereka. 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Belasan warga Dusun Lae Pinang I, Desa Bintang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi beramai-ramai mengadang buldoser yang sedang meratakan areal perladangan mereka untuk proyek pembukaan jalan desa, Jumat (21/6/2019).

Mereka tak terima, sebab proyek pembukaan jalan itu tanpa seijin mereka.

Pantauan Tribun Medan di lokasi, terpampang plang keterangan proyek pembukaan jalan desa, dengan volume 6 x 1.785 meter, yang berbiaya Rp136.452.700 dan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Bintang Tahun 2019.

"Hai, berhenti! Tanah ini ladangku, jangan kau ratakan," seru Jaston Sinambela, salah satu warga kepada operator buldoser.

Sejurus kemudian, buldoser itu pun mundur, kemudian menepi dan berhenti.

Jaston kepada wartawan mengatakan, dirinya tak tahu perihal ladangnya terkena proyek pembangunan jalan.

"Saya baru tahu tadi pagi dari tetangga yang melihat ladang saya dibuldoser. Saat aku sampai di sini, ternyata benar ladang saya. Sebagian tanaman kopi dan jagung saya sudah rata dengan tanah," ujar Jaston.

Warga lainnya yang juga pemilik lahan, Ernita br Sihombing juga mengatakan hal senada dengan Jaston. Menurutnya, mereka tidak pernah diundang musyawarah atau meneken suatu surat terkait kegiatan pembukaan jalan tersebut.

"Ini sudah keterlaluan dan tergolong penindasan. Tanpa minta ijin pemilik ladang, seenaknya saja main rusak," tutur Ernita.

Kepala dusun setempat, Ali Arson Lumban Gaol mengatakan, kegiatan pembukaan jalan tersebut sudah sesuai hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Desa Bintang.

Pemilik dari lahan yang terimbas pembangunan jalan juga telah diberi uang ganti rugi.

"Pembukaan jalan ini sesuai hasil dari musrenbang desa dan sudah disetujui para warga yang lahannya terkena pembukaan jalan," ungkap Ali.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved