Kenaikan Pengiriman Paket saat Ramadan dan Lebaran 1440 H Tak Signifikan

PT Pos Indonesia Divisi I Cabang Medan tidak mengalami peningkatan yang signifikan pada Ramadan dan Lebaran 1440 H.

Kenaikan Pengiriman Paket saat Ramadan dan Lebaran 1440 H Tak Signifikan
Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Warga antri di loket PT Pos Indonesia divisi I Cabang Medan yang beralamat di Jalan Pos nomor 1, Kesawan, Medan. Manajemen mengaku tidak mengalami peningkatan yang signifikan pada Ramadan dan Lebaran 1440 H. 

TRIBUN-MEDAN.com-PT Pos Indonesia Divisi I Cabang Medan tidak mengalami peningkatan jumah pengiriman paket yang signifikan saat Ramadan dan Lebaran 1440 H lalu.

"Memang ada peningkatan untuk paket outgoing atau yang paket kami kirim jika dibandingkan bulan-bulan biasa. Tetapi, Lebaran tahun ini peningkatannya tidak terlalu signifikan," ujar Manager Penjualan Kantor Pos Medan 20000 Alex Tomasa, Jumat (21/6/2019)

Menurutnya, Lebaran tahun ini hanya ada peningkatan pengiriman 3 hingga 6 persen. Peningkatan ini sangat kecil jika dibandingkan dengan peningkatan pada Ramadan tahun sebelumnya. Jika dibandingkan dengan bulan biasa, Ramadan tahun lalu ada peningkatan 16 persen.

"Kalau dari segi barang yang kami terima untuk diantar juga ada peningkatan sampai dengan H-7 Lebaran. Peningkatannya tetap seperti tahun sebelumnya yakni mencapai 20 persen," ujarnya.

Untuk pengiriman kartu Lebaran juga tampak ada penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan Lebaran sebelumnya.

"Dilihat dari prangko yang terjual, tahun lalu kami masih bisa mengirim sekitar 500 hingga 700 kartu kalau tahun ini ada penurunan hingga 25 persen," katanya.

Dari pengamatan pihaknya di 33 cabang kantor dan 61 agen pos di Kota Medan tidak ada peningkatan antrian saat jelang Lebaran.

Kata Alex biasanya saat jelang Lebaran terdapat antrian panjang untuk pengiriman barang, tahun ini seperti tak nampak ada antrian.

"Untuk penyebabnya mungkin karena ada efek ramainya orang sibuk membahas pemilu. Selain itu sudah banyak juga yang mudik dari jalur darat jadi mungkin yang mengirim juga tidak terlalu banyak," jelasnya

"Padahal jika dilihat, di luar Sumatera Utara ini ada banyak anak-anak yang tidak bisa pulang karena harga tiket pesawat mahal, tapi tetap tidak ada lonjakan pengiriman yang signifikan dari sini," lanjut Alex.

Hingga saat ini pengiriman dari PT Pos di Medan didominasi oleh dokumen. PT Pos bekerja sama untuk melayani pengiriman dokumen instansi-instansi pemerintah dan perusahaan swasta yang bekerja sama dengan kantor pos.

"Kalau barang biasanya insidensial dan banyaknya dari pedagang-pedagang online. Lebaran tahun ini peningkatan pengiriman barang dari pedagang online juga tak terlalu signifikan," ujarnya.

Bahkan diakuinya saat Lebaran pengiriman dari online shop turun. Seminggu sebelum Lebaran sudah tidak terlalu banyak penerimaan barang untuk diantarkan.

"Karena barang yang akan disalurkan ke daerah kan masuk ke gudang dulu di Jakarta dan itu menumpuk. Bukan hanya di PT Pos tapi juga perusahaan pengiriman lainnya. Mungkin ada ketakutan barang tidak sampai tepat waktu. Namun setelah lebaran pengiriman dari pedangan online mulai normal lagi," pungkasnya. (cr18/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved