30 Ribu Pil Ekstasi Sitaan dari Tanjungbalai Diduga Berasal dari Benua Eropa

"Dilihat dari kerasnya pil ekstasi serta sistem packing-nya, ekstasi ini berbeda dengan yang biasanya," ungkap Arman.

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Tribun Medan/M Andimaz Kahfi
Deputi BNN Irjen Arman Depari saat memaparkan hasil tangkapan di Kantor BNNP Sumut, Sabtu (22/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Puluhan ribu butir pil ekstasi yang disita petugas BNN dari seorang warga bernama Wasis di Jalan S. Parman, Tanjungbalai, Asahan, ternyata berasal dari Eropa.

"Jadi 30 ribu butir pil ekstasi yang disita BNN dari tersangka Wasis dengan kualitas sangat baik," kata Deputi BNN Irjen Arman Depari saat konferensi pers di Kantor BNNP Sumut, Sabtu (22/6/2019).

Kualitas sangat baik disematkan pada barang yang diamankan, setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap pil ekstasi tersebut.

"Dilihat dari kerasnya pil ekstasi serta sistem packing-nya, ekstasi ini berbeda dengan yang biasanya," ungkap Arman.

Arman menjelaskan bahwa penangkapan tersangka Wasis merupakan hasil pengembangan dari tertangkapnya tiga tersangka anggota jaringan sindikat narkoba internasional di Bukittinggi dan Pasaman, Sumatera Barat pada Kamis (20/6/2019) malam.

"Sebelumnya ditangkap tiga tersangka di Sumatera Barat. Salah satunya Napi Lapas dan dari pengembangan tersebut ditangkap WS," beber Arman.

Lebih lanjut, tersangka Wasis mengaku barang haram tersebut dipesannya dari seorang rekan bisnisnya di luar negeri. Proses pengiriman dilakukan melalui perairan laut menggunakan kapal.

"Tersangka sudah empat kali pesan ekstasi tersebut ke luar negri melalui perairan laut" urai Arman.

"Total barang bukti yang berhasil disita dari ke empat tersangka ada 54 ribu butir pil ekstasi dan sabu," pungkas Arman. (mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved