Libur Akhir Pekan, Kawasan Wisata Berastagi Dipadati Pengunjung

Yang biasanya wajib dilakukan oleh wisatawan saat berkunjung ke Pasar Buah adalah berbelanja buah-buahan.

Libur Akhir Pekan, Kawasan Wisata Berastagi Dipadati Pengunjung
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Pengujung dari berbagai daerah memadati lokasi wisata Pasar Buah, yang berada di Jalan Gundaling, Berastagi, Karo, Minggu (23/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Memasuki libur anak sekolah, kawasan wisata Berastagi mulai dipadati oleh pengunjung.

Amatan www.tribun-medan.com, salah satu tempat yang ramai didatangi adalah Pasar Buah, yang berada di Jalan Gundaling, Berastagi.

Di lokasi tersebut, wisatawan dapat memilih beberapa pilihan dalam menikmati libur akhir pekannya. Yang biasanya wajib dilakukan oleh wisatawan saat berkunjung ke Pasar Buah adalah berbelanja buah-buahan khas Kabupaten Karo. Seperti jeruk, markisa, strawberry, dan yang lainnya.

Tak hanya itu, di pasar tersebut juga menyediakan berbagai macam pernak-pernik yang bisa dijadikan buah tangan saat kembali ke rumah. Seperti baju, gelang, hingga hiasan dinding, yang bertuliskan Berastagi dan identik khas lainnya.

Seorang pengunjung Jani, mengaku sudah cukup sering datang ke Berastagi. Pria asal Kota Medan itu mengatakan, dirinya sengaja datang ke daerah yang terkenal dengan buah jeruknya ini untuk menikmati udara segar yang ada.

"Sengaja dari Medan langsung ke sini jalan-jalan, karena udara di sini kan segar. Kalau di Medan panas, sampek juga, makanya ke sini sekalian melepas penat habis kerja," ujar Jani, saat ditemui di kawasan Pasar Buah Berastagi, Minggu (23/6/2019).

Pria berjanggut itu mengatakan, kali ini dirinya berlibur dengan membawa anak, istri, beserta anggota keluarganya yang lain. Ia mengaku, setiap datang ke Berastagi selalu menyempatkan mampir ke Pasar Buah.

"Kalau ke sini pasti beli buah bang, yang sering dibeli itu jeruk sama markisa. Kalau di sini, buahnya itu masih segar-segar, kulitnyapun tebal-tebal," katanya.

Selain berbelanja, dirinya mengatakan di sana ia juga bisa mengajak anaknya mendapatkan pengalaman naik kuda. Seperti diketahui, di kawasan tersebut tak hanya menyajikan panganan dan oleh-oleh. Banyak juga masyarakat yang menyediakan jasa untuk menyewakan kuda, hingga delman.

Pengunjung lainnya Yanti, mengatakan sebelum ke pasar buah dirinya juga sempat mampir ke Bukit Gundaling. Sama seperti Jani, wanita asal Siantar itu mengaku sangat menikmati udara segar khas pegunungan di Bumi Turang ini.

"Di sana tadi cuma duduk-duduk saja sama keluarga, dari sana juga bisa lihat Gunung Sinabung. Kalau main-main ke sini itu udaranya yang dicari memang," ucapnya.

Seorang penjual buah Sari bru Sembiring, mengaku memang saat ini pengunjung yang datang ke pasar buah lumayan meningkat. Dirinya menjelaskan, peningkatan pengunjung mulai terlihat setelah libur lebaran Idul Fitri kemarin.

"Mulai lebaran sudah mulai ramailah, memang kemarin waktu puasa sepi bisa dibilang," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, memang peningkatan ini tidak terlalu drastis. Dirinya menduga, hal ini kemungkinan disebabkan oleh sedang lemahnya perekonomian di masyarakat.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved