Dua Terdakwa Pemilik 888 Pil Ekstasi Lemas Dituntut 13 Tahun Penjara

Selain hukuman pidana, para terdakwa juga didenda uang Rp 1 miliar dengan subsider 6 bulan penjara.

Dua Terdakwa Pemilik 888 Pil Ekstasi Lemas Dituntut 13 Tahun Penjara
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Dua terdakwa kurir pil ekstasi sebanyak 888 butir, Boni Andika Sihombing (31) dan Arif Tirtana dituntut dengan pidana penjara 13 tahun di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (25/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua terdakwa kurir pil ekstasi sebanyak 888 butir, Boni Andika Sihombing (31) dan Arif Tirtana dituntut dengan pidana penjara 13 tahun di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (25/6/2019).

Selain hukuman pidana, para terdakwa juga didenda uang Rp 1 miliar dengan subsider 6 bulan penjara.

"Dengan ini menyatakan kedua terdakwa Boni Andika Sihombing dan Arif Tirtana terbukti secara sah melanggar pidana pidana dalam Pasal 114 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara 13 tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar dan apabila tidak dibayarkan diganti kurungan selama 6 bulan," tutur JPU Haslinda Hasan dihadapan Majelis Hakim.

Keduanya tampak hanya bisa tertunduk lemas saat jaksa menyebutkan angka penjara yang begitu tinggi tersebut.

Jaksa Haslinda dalam dakwaan menyebutkan bahwa awal mula kasus bermula pada 12 Desember 2018 dimana terdakwa Boni dihubungi Mail (DPO) dan mengatakan agar terdakwa mengambil pil ekatasibdari seseorang yang terdakwa tidak kenal.

Untuk terdakwa simpan di rumah, lalu dia diminta untuk mengantarkan pil setan tersebut kepada terdakwa Arif Tirtana serta memberikan nomor Hpnya.

"Lalu sekitar pukul 14.00 WIB ada yang menghubungi terdakwa Boni dan memesan pil ekstasi sebanyak 20 butir dengan harga perbutirnya Rp 105 ribu sehingga total seluruhnya Rp 2,2 juta dan diantar ke Parkiran Bank Sumut," jelas Jaksa.

lalu pada 12 Desember 2018 sekitar pukul 18.00 WIB, terdakwa mengantarkan 20 butir pil ekstasi kepada pembeli seorang polisi yang menyamar (under cover buy).

"Pada saat terdakwa menyerahkan pil ekstasi tersebut kepada polisi yang menyamar sebagai pembeli lalu terdakwa ditangkap oleh personil Toga M Parhusip dan Dedi Irwanto Tarigan dari Satuan Polda Sumatera Utara bertempat di Jalan Imam Bonjol, Madras Hulu, Medan Polonia," papar Jaksa.

Dari tangan terdakwa Boni disita barang bukti berupa 1 buah kotak permen Doublemint warna hijau yang di dalamnya terdapat 20 butir pil ekstasi warna hijau berbentuk boneka dengan berat keseluruhan seberat 8 gram netto.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved