Melestarikan Budaya, Trik Penyajian Teh China sebagai Penghargaan bagi Tamu

Bagi keturunan Tionghoa di Indonesia, khususnya Medan, teh masih dianggap sebagai sebuah tradisi yang sakral.

Melestarikan Budaya, Trik Penyajian Teh China sebagai Penghargaan bagi Tamu
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Lisa Chan (Baju Merah) memberikan tips dan trik penyajian teh dengan tradisi khas Tionghoa sebagai tanggungjawabnya melestarikan budaya. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Asal muasal teh akrab memang memiliki perjalanan yang panjang. Bahkan beberapa peneliti menyebutkan teh merupakan komoditas yang berasal dari tradisi Tionghoa.

Konon ribuan tahun yang lalu, teh merupakan minuman yang hanya boleh dinikmati kalangan atas kekaisaran China. Namun lambat laun teh pun mulai diterima kalangan bawah.

Bagi keturunan Tionghoa di Indonesia, khususnya Medan, teh masih dianggap sebagai sebuah tradisi yang sakral.

Menyajikan teh merupakan penghargaan bagi diri sendiri dan tamu yang dijamu.

Salah seorang pegiat tradisi teh, yang juga merupakan keturunan campuran Tionghoa-Batak bernama Lisa Chan, teh adalah tradisi yang mengakar.

"Kalau di sana (China) menyajikan teh kepada tamu adalah sebuah penghargaan. Tamu akan merasa dihargai dengan teh yang kita berikan, seperti itu filosofinya," ujar wanita berusia 28 tahun ini.

Bagi Lisa menularkan tradisi teh kepada sesama generasi muda keturunan Tionghoa di Indonesia adalah pekerjaan sebagai tanggungjawab budaya yang dimilikinya. Ya, saat ini anak muda dari latar belakang manapun gemar terhadap olahan kopi, bukan teh.

Dikatakannya, teh dan kopi merupakan komoditi yang bersahabat. Tak ada hasrat yang abadi antara pehobi teh maupun pehobi kopi.

"Sebenarnya, segila-gilanya orang minum kopi tak berarti mereka gak suka teh. Kedua minuman ini sahabat kita dari kecil. Hanya tren saat ini yang membedakannya," ujar Lisa.

Lisa yang belajar meracik kopi selama dua tahun terakhir mengatakan menyeduh teh dahulu dengan saat ini memiliki perbedaan. Banyak tips dan trik yang sudah hilang dimiliki keturunan Tionghoa di Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved