Terendus Faktor Asmara, Polres Karo Terus Selidiki Dugaan Pembunuhan Mahasiswi di Rumah Kontrakan

Peristiwa ini dialami oleh seorang wanita bernama Sri Muliati, asal Kecamatan Lau Baleng, yang tinggal di sebuah ruang kontrakan di Gang Sempurna.

Terendus Faktor Asmara, Polres Karo Terus Selidiki Dugaan Pembunuhan Mahasiswi di Rumah Kontrakan
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Seorang warga melihat lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan seorang mahasiswi di Gang Sempurna, Desa Sumber Mufakat, Kabanjahe, Karo, Selasa (25/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Satreskrim Polres Tanah Karo saat ini masih terus mendalami kasus dugaan pembunuhan, yang menewaskan seorang mahasiswi yang terjadi pada Sabtu (22/6/2019) kemarin.

Diketahui, peristiwa ini dialami oleh seorang wanita bernama Sri Muliati, asal Kecamatan Lau Baleng, yang tinggal di sebuah ruang kontrakan di Gang Sempurna, Desa Sumber Mufakat, Kabanjahe.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan SH, mengungkapkan hingga saat ini masih terus mendalami penyebab hilangnya nyawa mahasiswi Universitas Quality tersebut. Dirinya membenarkan, jika pihaknya mendapatkan laporan dari warga tentang peristiwa tersebut pada Sabtu kemarin, sekira pukul 02.00 WIB.

"Masih kita lidik sampai saat ini. Sudah kita lidik semua, mudah-mudahan dengan petunjuk yang ada kasus ini bisa segera kita ungkap," ujar Ras Maju, saat ditemui di kawasan Kecamatan Namanteran, Selasa (25/6/2019).

Ras Maju mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, dirinya tidak dapat membeberkan petunjuk-petunjuk apa yang berhasil mereka dapat dari rumah kontrakan tersebut.

Dirinya menyebutkan, hingga saat ini pihaknya menduga kemungkinan penyebab korban meninggal merupakan masalah asmara. Terlebih, saat dilakukan olah TKP tidak ada barang milik korban yang hilang.

"Motifnya sementara kita duga ini mungkin asmara, karena dari olah TKP yang kita lakukan, barang-barang milik korban tidak ada yang hilang. Patut kita duga pelaku sudah kenal dan ada hubungan dengan korban," ungkapnya.

Ras Maju menjelaskan, pada tubuh korban terdapat luka tusukan benda tajam sebanyak dua liang di bagian lehernya. Saat ditanya perihal luka lainnya, seperti hantaman benda tumpul atau yang lain, dirinya mengatakan luka pada tubuh korban ada ada pada bagian leher saja.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved