Cerita Puteri Indonesia Sumut Punya Teman Pengguna Narkoba

Pembicara berparas cantik curi perhatian para peserta dialog Interaktif, adalah Anoushka Bhuller, Puteri Indonesia Sumatera Utara (Sumut) 2019.

Cerita Puteri Indonesia Sumut Punya Teman Pengguna Narkoba
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI br TARIGAN
Putri Indonesia Sumatera Utara 2019, Anoushka Bhuller (kanan) menjadi pembicara dalam memperingati Hari Anti Narkotika Intersional (HANI) di Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Rabu, (26/6/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com - Dalam memperingati Hari Anti Narkotika Intersional (HANI), Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara hadirkan dialog Interaktif dengan tema Millenial sehat tanpa Narkoba menuju Indonesia sehat yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Rabu, (26/6/2019)

Salah satu pembicara berparas cantik curi perhatian para peserta dialog Interaktif, adalah Anoushka Bhuller, Puteri Indonesia Sumatera Utara (Sumut) 2019 sekaligus duta Anti Narkoba.

Anoushka Bhuller atau kerab disapa Sasa sempat membagikan ceritanya saat menempuh Pendidikan di Australia, diceritakannya saat kuliah Ia memiliki banyak teman yang menggunakan narkoba dan zat adiktif lainnya sebab ganja legal di Australia.

"Saya kan kuliah di Australia, jadi karena Ganja legal di sana memang banyak teman yang makai, ya saya sebagai teman kan cuma bisa menasehati, namun memang perspektif tiap-tiap orang itu memang berbeda," katanya.

Perempuan berhidung mancung itu pun tidak menapik bahwa cukup sulit menjalin komunikasi searah dengan beberapa teman yang menggunakan narkoba, bahkan katanya tidak jarang mengeluarkan nasehat-nasehat yang kerap diabaikan.

Baginya tidak selalu orang-orang yang berteman dengan pecandu juga terjangkit hal yang sama, sebab setiap orang punya mental dan kepribadian yang berbeda-beda.

Ia pribadi sebelum berangkat ke luar negeri, orangtua termasuk Ibunya sudah membekalinya dengan berbagai nasehat-nasehat agar jauh dari hal-hal buruk.

"Aku sejak kecil memang sudah dididik mama agar jauh dari hal-hal seperti itu, jadi aku rasa memang peran kelarga itu nomor satu karena berpengaruh besar dengan pembentukan kepribadian anak," katanya.

Ia pribadi pun tidak menyalahkan sepenuhnya orang-orang yang memakai narkoba sebab katanya segala sesuatu pasti memiliki sebab akibat yang berbeda-beda.

"Aku rasa pasti beberapa dari mereka pernah mengalami suatu traumatik tertentu, sehingga mungkin mencari pelarian, namun kalau saya pribadi sebagai duta Anti Narkotika mengaku belum bisa berbuat banyak buat mereka, sampai saat ini masih sampai kampanye di sosial media dan nasehat-nasehat," katanya.

Halaman
12
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved