Lolos dari Hukuman Mati, Penculik dan Pembunuh Keluarga Muhajir Mengaku Pening

"Pening ini. Aku kan bukan otak pelaku," ucap Suryaningrat alias Rio usai persidangan.

Lolos dari Hukuman Mati, Penculik dan Pembunuh Keluarga Muhajir Mengaku Pening
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ
Tersangka Rio Suryaningrat pelaku yang turut membantu menghabisi keluarga Muhajir. 

TRIBUN-MEDAN.com - Terdakwa kasus penculikan disertai dengan pembunuhan satu keluarga, Suryaningrat alias Rio selamat dari vonis hukuman mati.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Lubukpakam yang diketuai Sarma Siregar dengan anggota Udut W.K Napitupulu dan Liberty Sitorus menjatuhkan vonis seumur hidup Rabu, (26/6/2019).

Hukuman itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Deliserdang yang menuntutnya hukuman mati.

Atas vonis yang dijatuhkan itu Rio menyebut kepada Majelis masih pikir-pikir.

Hal yang sama juga diucapkan oleh JPU.

Usai mengikuti sidang, Rio lebih banyak diam ketika ditanyai wartawan.

Sedikit komentar yang keluar dari mulutnya saat itu ia mengaku wajar dirinya divonis lebih ringan karena dirinya bukanlah otak pelaku.

"Pening ini. Aku kan bukan otak pelaku," ucap Rio.

Sebelum putusan terhadap Rio dibacakan, terlebih dahulu dibacakan putusan terhadap Dian Syahputra alias Komo.

Majelis Hakim yang sama juga menjatuhkan hukuman lebih ringan untuknya.

Kedua terdakwa, Suryaningrat alias Rio, dan Dian Syahputra alias Komo ketika dihadirkan di ruang sidang Rabu, (26/6/2019).
Kedua terdakwa, Suryaningrat alias Rio, dan Dian Syahputra alias Komo ketika dihadirkan di ruang sidang Rabu, (26/6/2019). (Tribun Medan/Indra Gunawan)
Halaman
1234
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved