Pelaku Pembakar Ibu di Asahan, Diduga Pernah Jadi Residivis di Palembang

"Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan sudah diketahui identitasnya," kata Ricky.

Pelaku Pembakar Ibu di Asahan, Diduga Pernah Jadi Residivis di Palembang
Tribun Medan/Mustaqim Indra Jaya
Kondisi nek Inem yang mengalami luka bakar akibat dibakar oleh anak tirinya di belakang teras rumahnya yang berada di Dusun III Desa Sidomulyo, Kecamatan Pulau Bandring pada Selasa (25/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelaku pembakaran yang dilakukan seorang anak durhaka terhadap ibu tirinya hingga meninggal dunia di Jalan Mawar, Dusun III, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pulo Bandring, Asahan, Sumatera Utara masih terus dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ricky Pripurna Atmaja membenarkan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku tersebut.

"Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan sudah diketahui identitasnya," kata Ricky saat dihubungi via seluler, Rabu (26/6/2019).

Dalam pengejaran pelaku, Ricky mengungkapkan bahwa Polres Asahan telah berkoordinasi dengan Polda Sumut untuk pengejaran pelaku.

"Kami sudah menghubungi Tim Jahtanras Polda Sumut untuk membantu pengejaran terhadap pelaku," ujar Ricky.

"Dalam pengejaran pelaku itu, kita juga kemungkinan akan melakukan pengejarannya hingga ke luar kota," sambungnya.

Suami korban Suparman mengatakab, pelaku memang sering bertengkar dengan istrinya tersebut.

Bahkan beredar kabar pelaku Jum (39) itu baru lima bulan pulang ke rumahnya. Karena selama ini dirinya bekerja sebagai sopir di Palembang dan pernah menjadi residivis.

Terkait hal tersebut, Ricky mengungkapkan bahwa pihak belum mendapatkan informasi tersebut.

"Soal residivis itu data dan informasinya belum kami dapat. Kami masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, kejadian terjadi pada Selasa (25/6/2019) kemarin. Dimana, korban Saminem (57) dibakar hidup-hidup pelaku Jum (39) yang merupakan anak tirinya menggunakan bensin di dalam rumahnya di Jalan Mawar, Dusun III, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pulo Bandring, Asahan, saat korban lagi sendirian.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar terkejut dan mencoba menolong korban untuk dibawa ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang, Kisaran.

Namun nahas, akibat luka bakar yang sangat serius dialami korban, nyawanya pun tidak bisa tertolong dan korban meninggalkan dunia. (mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved