Penampakan Rahmadsyah Saksi Prabowo Dijebloskan ke Penjara, Langgar Status Tahanan Kota

Rahmadsyah Sitompul saksi Prabowo dijebloskan ke Lapas Labuhan Ruku. Ini dilakukan setelah dia melanggar statusnya sebagai tahanan kota

Penampakan Rahmadsyah Saksi Prabowo Dijebloskan ke Penjara, Langgar Status Tahanan Kota
Tribun Medan/Mustaqim Indra Jaya
Terdakwa perkara UU ITE, Rahmadsyah saat berada di dalam mobil tahanan usai menjalani persidangan lanjutan di PN Kisaran, Selasa (25/6/2019). Majelis Hakim PN Kisaran mengalihkan status Rahamdsyah dari status tahanan kota menjadi tahahan Rutan. 

SAKSI Prabowo-Sandi asal Sumut dijebloskan ke Lapas Labuhan Ruku. Tindakan ini dilakukan setelah sebelumnya melakoni status sebagai tahanan kota.

Adalah Rahmadsyah Sitompul, harusnya menjalani sidang perdana atas kasus Undang-undang ITE yang menjeratnya pada 18 Juni lalu, namun alasannya orangtuanya sakit.

Namun anehnya dengan alasan ini pula dia berangkat ke Jakarta lalu menjadi saksi Prabowo-Sandi saat berlangsungnya Sidang Mahkamah Konstitusi. 

Usai menjalani persidangan lanjutan dengan perkara dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan agenda keterangan saksi, terdakwa Rahmadsyah yang sebelumnya berstatus tahanan kota akhirnya dijebloskan ke Lapas Labuhan Ruku pada Selasa (25/6/2019) sore.

Penetapan status Rahmadsyah menjadi tahanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) itu disampaikan oleh majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut di ruang Cakra Utama Pengadilan Negeri (PN) Kisaran.

Ketua Majelis Hakim, Nelly Andriani di ruang sidang Cakra Utama membacakan peralihan status tahahan Rahmadsyah tersebut.

"Menimbang bahwa berdasarkan jadwal persidangan pada 21 Mei 2019 dan 18 Juni 2019, terdakwa tidak hadir dengan alasan yang tidak sah.

Sehingga majelis menilai terdakwa menghambat proses persidangan.

Maka berdasarkan hasil keputusan majelis hakim, mempertimbangkan status terdakwa dari tahanan kota menjadi tahanan rumah negara," ucap Nelly.

Rahmadsyah Sitompul, saksi Prabowo- Sandi di Sidang Mahkamah Konstitusi
Rahmadsyah Sitompul, saksi Prabowo- Sandi di Sidang Mahkamah Konstitusi (Tribun Medan)

Humas Pengadilan Negeri Kisaran, Miduk Sinaga menjelaskan majelis hakim memiliki kewenangan untuk menetapkan terdakwa sebagai tahanan rumah, tahanan kota hingga tahanan rutan.

Apalagi setelah memasuki persidangan di Pengadilan Negeri Kisaran Kisaran, diketahui terdakwa sudah dua kali tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved