Vanessa Divonis Bersalah, Dihukum 5 Bulan Penjara, tapi Langsung Bebas dan Besok Bisa Pulang

Vanessa Angel terdakwa kasus penyebaran konten video asusila divonis 5 bulan penjara oleh hakim di Pengadilan Surabaya

Vanessa Divonis  Bersalah, Dihukum 5 Bulan Penjara, tapi Langsung Bebas dan Besok Bisa Pulang
Tribunnews
Terdakwa Vanessa Angel (rompi merah) saat akan menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan kasus dugaan penyebaran konten asusila di Pengadilan Negeri Surabaya, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (17/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Vanessa Angel terdakwa kasus penyebaran konten video asusila divonis 5 bulan penjara oleh hakim di Pengadilan Surabaya, Rabu Rabu (26/6/2019) siang

Hal itu tertuang dalam putusan hakim PN Surabaya, Rabu (26/6). Selain hukuman 5 bulan, majelis hakim tidak mejatuhi Vanessa dengan denda atau subsidair hukuman.

"Mengadili Vanesza Adzania alias Vanessa Angelia Adzan alias Vanessa Angel terbukti secara sah dan menyakinkan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan. Menjatuhkan pidana kepada Vanessa dengan pidana selama 5 bulan," ujar hakim.

Seperti yang dilaporkan CNN Indonesia, Vanessa disebut terbukti bersalah dan melanggar pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Vonis tersebut lebih ringan sebanyak satu bulan dari tuntutan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati) Jatim.

Menanggapi tuntutan tersebut, Vanessa kemudian berkonsultasi dengan tim kuasa hukum hukumnya yang diketuai oleh Milano Lubis.

Ia mengatakan vonis hukuman 5 diterimanya dan tak mengajukan banding.

"Menerima yang mulia," kata Vanessa, kepada hakim, menanggapi putusannya.

Sementara itu, di sisi lain, JPU mengaku masih pikir-pikir dengan vonis hakim tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu JPU Kejato Jatim, Novan Arianto.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved