Breaking News:

Panitera 'Halangi' Jaksa Denny Tuntut 12 Tahun Guru Agama yang Diduga Cabuli Siswi

Panitera PN Tarutung Samarhata Siburian tidak memberi akta banding sebagai kelengkapan berkas untuk menuntut pelaku cabul.

Penulis: Arjuna Bakkara |
Shutterstock
Foto ilustrasi 

Menyikapi hal itu, Jaksa Denny dikonfirmasi kembali menyayangkan sikap Samarhata sebagai Panitera. Karenanya, bagaimana pun prosedur hukum harus dipahami dan dijalankan. Katanya, sebaiknya Panitera memedomani KUHP.

"Itu tidak bisa, apa pun itu kita harus taat kepada undang-undang. Menurut aku dia tidak berpegang kepada KUHP. KUHP harusnya dipedomani. Bagaimanapun kalau jaksa meminta banding, sebaiknya mereka memberikan akta banding",sebut Denny.

(jun/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved