Pilkada Siantar 2020, Anggota DPRD Sarankan Pemko Segera Ajukan Anggaran Pilkada

Mangatas Silalahi menyampaikan Siantar masuk dengan 270 daerah kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada pada tahun 2020.

Pilkada Siantar 2020, Anggota DPRD Sarankan Pemko Segera Ajukan Anggaran Pilkada
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Anggota DPRD Siantar mendatangi Kementerian Dalam Negeri untuk membahas kepastian Pilkada Siantar, Kamis (27/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Anggota DPRD Kota Pematangsiantar telah memastikan Pemilihan Wali Kota Siantar digelar tahun 2020.

Anggota DPRD telah mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (27/6/2019).

Wakil Ketua DPRD Siantar Mangatas Silalahi menyampaikan Siantar masuk dengan 270 daerah kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada pada tahun 2020.

Kementerian Dalam Negeri juga menjelaskan tentang surat yang dikirim ke Pemko Siantar.

Kata Mangatas, Kemendagri sempat menyatakan Siantar menggelar Pilkada tahun 2024. Namun, selang beberapa minggu, Departemen Dalam Negeri menyatakan sudah berkoordinasi dengan KPU RI bahwa Siantar masuk dalam Pilkada Serentak 2020. Siantar masuk dengan 270 daerah kabupaten/kota.

"Sehingga karena Siantar masuk di Pilkada tahun 2020, dalam waktu dekat, Mendagri akan menyurati Walikota Siantar, Ketua DPRD Siantar dan KPU Siantar,"ujar Ketua DPD Golkar Siantar ini.

Mangatas berharap surat tersebut lekas dikirim Kemendagri sebagai dasar untuk mengajukan anggaran Pilkada di P-APBD 2019. Sebab, Pemko Siantar belum mengajukan anggaran Rp 21 miliar ke dalam P-APBD untuk Pilkada Siantar.

"Apalagi DPRD Siantar akan melakukan pembahasan P-APBD 2019, disitu nanti akan ditampung bertahap. Ini harus cepat, kan tahapan Pilkada bulan September sudah masuk. Kita tampung dulu, karena proseskan September. Padahal pengetukan pembahasan P-APBD di bulan November. Setelah itu nanti pembahasan APBD 2019. Yang pasti, Pilkada Siantar dilakukan tahun 2020,"ungkapnya.

Saat ditanya tentang masa jabatan Wali Kota Siantar Hefriansyah terpotong, Ia menjelaskan pihak Depdagri akan mengambil kebijakan. Diketahui, semestinya Hefriansyah menjabat hingga tahun 2024.

"Mungkin dengan pesangon atau gimana, yang pasti dengan ketentuan yang ada oleh Kemendagri,"ujarnya.

Mangatas Silalahi ditemani sejumlah rekannya Tongam Pangaribuan, Daniel Manakkas Silalahi, dan Efendi Siregar.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved