Drama Laporan Keuangan Garuda, Auditor Akuntan Publik Dibekukan, Garuda Didenda OJK dan BEI

Selain itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi berupa denda Rp 250 juta kepada PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Drama Laporan Keuangan Garuda, Auditor Akuntan Publik Dibekukan, Garuda Didenda OJK dan BEI
dok
Drama Laporan Keuangan Garuda, Auditor Akuntan Publik Dibekukan, Garuda Didenda OJK dan BEI. Pesawat Garuda yang melayani rute Denpasar-Melbourne Australia 

“Perbaikan dan penyajian kembali LKT per 31 Desember 2018 dimaksud paling lambat 14 hari setelah ditetapkannya surat sanksi, atas pelanggaran Pasal 69 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UU PM) jis,” ujar Fahri.

“Kita minta disajikan kembali adalah laporan keuangan dan tahunannya," kata Fahri.

Selain itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi berupa denda Rp 250 juta kepada PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, BEI juga memberikan sanksi berupa peringatan tertulis III kepada emiten penerbangan tersebut.

Pemberian sanksi ini diberikan karena GIAA melanggar ketentuan Nomor III.1.2 Peraturan BEI Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.

Aturan ini mewajibkan laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai dengan peraturan Bapepam Nomor VIII.G.7. tentang Pedoman Penyajian Laporan Keuangan, dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten.

Tak hanya itu, BEI juga meminta GIAA untuk memperbaiki dan menyajikan kembali laporan keuangan interim GIAA per 31 Maret 2019 paling lambat 26 Juli 2019.

BEI juga meminta GIAA menyelenggarakan paparan publik insidentil untuk memberikan penjelasan atas perbaikan dan penyajian kembali laporan keuangan interim tersebut.

Menurut Yulianto, pengenaan sanksi dan dua permintaan lainnya oleh BEI dilakukan demi menyelenggarakan perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien.

"Di samping itu, juga untuk menjaga kepercayaan publik terhadap industri Pasar Modal Indonesia,” kata Yulianto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/6/2019).

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved