Tribun Wiki

Masjid Raya Tebingtinggi Peninggalan Kerajaan Negeri Padang

Masjid Raya Tebingtinggi merupakan peninggalan Kerjaan Negeri Padang yang masih terpelihara dengan baik.

Masjid Raya Tebingtinggi Peninggalan Kerajaan Negeri Padang
Tribun Medan/Aqmarul Akhyar
Masjid Raya Kota Tebingtinggi 

Selanjutnya, untuk mengetahui tahun pastinya berdiri Masjid Raya Kota Tebingtinggi belum diketahui dan masih memperkira-kira tahunnya melalui masa kekuasaan RajaTengku Haji Muhammad Nurdin.

Masjid Raya Kota Tebing Tinggi ini dibangun dengan konsep arsitektur Melayu dan Eropa. Dahulu sebelum di ganti pagarnya konsep Eropa pada Masjid ini terlihat, namun sekarang tinggal terlihat konsep bangunan Melayu saja.

Ciri initerlihat dari pintu dan jendela Masjid Raya Tebingtinggi yang belum diganti dari berdiri Masjid tersebut. Kemudian terdapat juga sumur yang berusia sama dengan Masjid Raya Tebingtinggi tersebut.

Masjid Raya ini memiliki kegiatan rutin selain ibadah salat lima waktu, setiap hari Senin, ba'da salat Isyah melakukan Taklim.

Kegiatan di bulan Ramdan melakukan tadarus dan membuat acara buka bersama di Masjid Raya, dengan menu Bubur Daging.

Setiap hari puasa Ramadan, Masjid Raya Tebingtinggi menyediakan 300 porsi bubur daging untuk buka bersama bagi yang berpuasa.

Selanjutnya, di Tebingtinggi hanya Masjid Raya Nur Addin yang memiliki program menerim sedekah dengan barkode melalui digital dan masuk langsung ke rekening masjid tersebut. (cr22/tribun-medan.com)

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved