TERNYATA Mindo Tampubolon Tinggal Bersama Mertua selama Buron 7 Tahun, Mertua Ungkap Fakta Ini

Kami sebagai orangtua keluarga korban yang dibunuh, yakin Mindo mantu kami, bukan sebagai pembunuh.Sampai kapan pun Mindo bukan pembunuh putri kami

TERNYATA Mindo Tampubolon Tinggal Bersama Mertua selama Buron 7 Tahun, Mertua Ungkap Fakta Ini
dok
TERNYATA Mindo Tampubolon Tinggal Bersama Mertua selama Buron 7 Tahun, Penjelasan Ibu Mertua! MINDO dan mendiang istrinya Mega Putri Umboh. Istrinya tewas dibunuh dan pengadilan memvonis Mindo sebagai otak pembunuhan. Sedangkan mertuanya yakin Mindo tidak bersalah. 

TERNYATA Mindo Tampubolon Tinggal Bersama Mertua selama Buron 7 Tahun, Mertua Ungkap Fakta Ini

TRIBUN-MEDAN.com - Putrinya dibunuh menantu yang seorang perwira polisi, Getwien Mosse, ibu kandung dari Putri Mega Umboh tetap yakin suami putrinya itu tak bersalah. 

Mindo Tampubolon, mantan perwira menengah Polda Kepri jadi terpidana seumur hidup atas keterlibatannya pada kasus pembunuhan sadis istrinya sendiri, Putri Mega Umboh, 9 tahun lalu.

Getwien mengaku keluarganya sangat terpukul dan sedih melihat Mindo yang harus ditangkap dan dimasukkan ke sel dengan disaksikan cucunya (K).  

Getwien Mosse, ibu kandung Putri Mega Umboh menilai, perlakuan aparat tim Kejari Batam Kepri berlebihan saat meringkus mantunya Mindo Tampubolon, di Jagabaya II, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, Lampung, pada Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 21.30 WIB.

“Kami malam itu sampaikan kepada aparat, kami minta jangan perlakukan mantu kami (Mindo) jangan seperti koruptor besar atau pelaku kriminal besar.

Karena malam kan mereka lihat cucu saya (K) tidak mau lepas dari bapaknya (Mindo),” kata Getwien, Kamis (27/6/2019) seperti ditulis tribunlampung.co.id.

Baca: Hotman Paris Cecar Barbie Kumalasari, Siap Minta Maaf dan Bersembah kalau Benar 30 Karat Berliannya

Baca: Helikopter TNI AD yang Angkut Tentara Hilang Kontak di Papua, Ini Daftar Kru dan Penumpangnya

Getwien mengaku Mindo Tampubolon saat ini kondisinya sakit habis menjalani opname selama tiga hari di Jakarta, karena mengalami sakit maag kronis.

“Mantu kami itu lagi sakit keras, dia baru pulang habis opname tiga hari di Jakarta.

Dia tidak lari karena dia tinggal dengan kami di Hajimena, kalau di Jagabaya itu pabrik rotinya,” katanya.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved