Sempat Percaya Diri, Siswa Ini Kecewa Tak Lolos SMAN 4 Medan Meski Dekat Rumah

Sistem jalur zonasi 90 persen pada Penerimaan PPDB online 2019, dianggap masih belum membantu masyarakat bisa bersekolah di dekat rumahnya.

Sempat Percaya Diri, Siswa Ini Kecewa Tak Lolos SMAN 4 Medan Meski Dekat Rumah
Tribun Medan/Azis Husein Hasibuan
Kumpulan calon siswa di SMAN 4 Medan tampak sedang mencari namanya di kertas pengumuman kelulusan PPDB online 2019, Sabtu (29/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Sistem jalur zonasi 90 persen pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 2019, dianggap masih belum membantu masyarakat bisa bersekolah di dekat rumahnya.

Pada pengumuman kelulusan PPDB 2019 di SMAN 4 Medan, didapati calon siswi terlihat lesu seusai melihat kertas pengumuman yang ditempel di pintu masuk sekolah. Satu di antaranya bernama Safinatun.

Perempuan warga Jalan Kertas ini datang melihat pengumuman bersama sang ibu. Awalnya ia merasa percaya diri bisa lulus dengan mengikuti PPDB dengan jalur zonasi. Betapa tidak, jarak dari rumah ke sekolahnya hanya sekitar 200 meter saja.

"Saya kan memang tinggal di sekitar sekolah, makanya kemarin mendaftar di SMAN 4 Medan. Dengan harapan, bisa terbantu dan lulus dengan sistem zonasi 90," kata Safinatun, yang terlihat sedang asik memainkan smartphone di depan pengumuman kelulusan, Sabtu (29/6/2019).

Lebih lanjut, kata Safinatun, ia sudah berulangkali melihat-lihat kertas pengumuman, namun namanya tidak juga didapati.

Dari penjelasannya, skor yang ia dapatkan pada PPDB senilai 75,25. Sedangkan, dari hasil pengumuman skor terendah jalur zonasi di SMAN 4 Medan senilai 79,20.

"Awalnya saya percaya diri dan minta ke orangtua agar melanjutkan sekolah di SMAN 4 Medan saja. Tapi, setelah saya lihat, skor terendahnya 79,20. Makanya saya enggak lulus," ujarnya.

Usut punya usut, ternyata penyebab ketidaklulusan Safinatun dikarenakan nilai ujian nasionalnya sangat rendah. Safinatun merupakan siswi alumni SMPN 19 Medan.

"Kami satu sekolah nilai UN-nya tahun ini kebanyakan rendah semua. Ranking satu di sekolah saya saja nilai UN-nya cuma 20. Enggak tahu saya kenapa bisa begitu. Jadi, setelah dibagi empat, nilai UN saya hanya 19 saja," ujarnya.

Erna, ibu Safinatun yang duduk bersebelahan juga terlihat lesu. Ia tidak menyangka jarak zonasi 90 persen ternyata tidak dapat membantu anaknya bisa bersekolah di sana.

"Ya, mau bagaimana lagi? Cari sekolah swasta sajalah. Tadinya berharap, anak saya bisa bersekolah di sini karena dekat dengan rumah," katanya.

Dari hasil pengumuman PPDB 2019 di SMAN 4 Medan, sebanyak 312 siswa dinyatakan lulus melalui jalur zonasi dengan skor tertinggi 95,75 dan 79.20 skor terendah . Zonasi keluarga ekonomi tidak mampu sebanyak 31 siswa dan jalur testing 41 siswa. (ase/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved