Caleg PDI Perjuangan Ryan Wijaya Menegaskan tak Pernah jadi Pengurus NasDem

Saya merasa tidak pernah menjadi anggota ataupun pengurus NasDem Binjai. Begitu juga dengan pengurus DPW Nasdem Sumut.

Caleg PDI Perjuangan Ryan Wijaya Menegaskan tak Pernah jadi Pengurus NasDem
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Caleg PDI Perjuangan Ryan Wijaya tunjukkan bukti SK Partai NasDem 2018 susunan perubahan pengurus NasDem Binjai, Minggu (30/6/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Caleg DPRD Binjai 2019 yang lolos bersama PDI-Perjuangan, Ryan Wijaya angkat bicara terkait pengklaiman statusnya bagian Partai NasDem. Ryan Wijaya menyatakan selama ini sudah sesuai administrasi dalam pencalonan sebagai Caleg PDI-Perjuangan Binjai.

"Saya merasa tidak pernah menjadi anggota ataupun pengurus NasDem Binjai. Begitu juga dengan pengurus DPW Nasdem Sumut seperti berita-berita yang beredar. Saya juga belum pernah dikonfirmasi mereka selama ini," kata Ryan Wijaya, di Soekarno-Hatta Binjai, Minggu (30/6/2019).

Lolosnya Ryan Wijaya di Dapil I (Binjai Kota-Binjai Barat) bersama PDI-Perjuangan diterpa isu tak sedap, pihak NasDem mengklaim pria berkacamata ini bagian partai besutan Surya Paloh. Bahkan Ryan Wijaya diklaim belum pernah mengundurkan diri.

"Saya masih tunggu petunjuk pembahasan internal. Menanggapi positif saja, saya jadi terkenal. Itu semua bisa dibuktikan dengan SK 2018 ditandatangani oleh Surya Paloh Ketum Nasdem dan sekretaris Johnny G Plate. SK nomor 118-SK/DPP-Nasdem/IV/2018," ungkapnya sambil menunjukkan bukti SK terkait.

Ryan Wijaya bahkan berani meminta pihak NasDem Binjai menunjukkan bukti jika ia pernah dilantik sebagai pengurus NasDem. Katanya, pernah aktif bersama rekannya di NasDem namun tidak pernah menjadi pengurus.

"Soal SK 2016 tidak pernah tahu Saya.
Buktikan, lihat foto saya waktu pelantikan ada atau tidak. Boleh dikonfirmasi sama Sekjen Nasdem Binjai. Intinya Saya bukan pengurus, anggota. Anggota biasa-biasa. Mungkin dulu saya dianggap bagian karena Rentetan dari Pasti (Paguyuban Suku Tionghoa Indonesia). Intinya secara, administrasi saya gak pernah di NasDem," ungkapnya.

Selain itu, selama proses pencalegan bersama PDI-Perjuangan ke KPU tidak pernah ada sanggahan dari pihak NasDem. Dan KPU menyatakan pencalonan Ryan Wijaya memenuhi syarat sah.

"Di KPU juga dari awal kenapa gak pernah disanggah waktu itu. Saya penuhi semuanya, dan Saya dinyatakan MS memenuhi syarat," katanya.

Sebelumnya, RW dikabarkan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang OKK Partai NasDem Kota Binjai berdasarkan SK Nomor : 188-SK/DPP/NasDem/IV/2016 maju dari Dapil I melalui PDIP Kota Binjai.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasional Demokrat Kota Binjai, dr Edy Putra menanggapi selebaran surat terkait Calon Legislatif dari Daerah Pemilihan I (Binjai Kota-Binjai Barat) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berinisial RW (Ryan Wijaya).

Edy membenarkan, RW pernah diamanahkan sebagai pengurus menjadi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPD Partai NasDem Kota Binjai.

"Itukan dulu dia pernah jadi pengurus kita (Partai NasDem). Dulu tahun 2016. Dia pengurus situ, tadinya orang ketiga. OKK dia," ujar Edy (26/5/2019) lalu.

Selebaran surat yang ditulis pada 25 Mei 2019 dengan kepala surat bertuliskan‎ DPD Partai NasDem Kota Binjai beserta lambang parpol ini ditandatangani Ketua dr Edy Putra dan Wakil Sekretaris Zubri Maktur Harahap serta berstempel ini menuliskan, RW belum pernah menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi dari partai besutan Surya Paloh tersebut.

"Sekarang dipermasalahkan pengunduran diri. Pengunduran diri ke kami belum ada (Partai NasDem). Setelah itu (pindah ke PDIP), dia kan enggak ada kata dia pindah. Enggak ada secara tertulis," sambung Edy.

Atas dasar ini, RW diklaim belum ada mengundurkan diri secara tertulis yang ditujukan kepada DPD Partai NasDem Kota Binjai. Bahkan, sambung Edy, RW juga sebagai pengurus di DPW Partai NasDem Sumut, namun, tidak tahu jabatan apa yang diembannya pada DPW Partai NasDem Sumut.

"Jadi intinya kalau kami sesuai SK itu, belum pernah mengundurkan (diri). Belum ada. Kalau pengunduran dirinya itu enggak ada, enggak ada secara resmi. Intinya kalau surat pengunduran diri‎ sampai hari ini enggak ada," jelasnya.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved